PILIHAN +INDEKS
Menkumham Ciptakan Kegaduhan Politik?
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly (kanan, berkacamata). (ANTARA/Yudhi Mahatma)
RADARPEKANBARU.COm - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, mendesak Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly.
Fadli mengingatkan Presiden dan masyarakat bahwa sedikitnya dua kebijakan Menteri Yasonna yang bermasalah sehingga dianulir Pengadilan Tata Usaha Negara. Pertama kebijakan tentang perselisihan internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan kedua sengketa di Partai Golkar.
"Karena itu saya imbau Presiden Jokowi untuk mengevaluasi Menkumham. Karena ia hanya menjadi Menkumham yang menghasilkan kegaduhan politik," kata Fadli kepada wartawan di kompleks kantor Parlemen di Jakarta, Selasa, 2 April 2015.
Fadli, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, menilai Surat Keputusan Menteri Yasonna yang mengesahkan satu kubu yang berselisih di PPP dan Partai Golkar adalah kebijakan yang memalukan dan justru membuat masalah. Masalah partai politik justru berdmpak pada satbilitas demokrasi di Indonesia.
"Menkumham ini membuat keputusan saja salah, apalagi membuat yang lain-lain. Karena itu, segera buat evaluasi dan copot Menkumham Laoly," katanya.(viva.co)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








