PILIHAN +INDEKS
Suparman tolak hadiri undangan Indra Muchlis
Suparman Ketua DPRD Riau dari Golkar
RADARPEKANBARU.COM-Suparman ketua DPRD Riau dari praksi golkar menolak untuk menghadiri undangan rapat konsolidasi yang dilakukan oleh partai Golkar versi munas ancol H. Indra Muchlis Adnan.
Suparman mengaku siap menghadapi ancaman sanksi dari kubu indra yang akan di alamatkan kepada dirinya selaku anggota fraksi golkar DPRD Riau dan ketua DPD II golkar rohul pendukung munas Bali.
Ketegasan ini disampaikan Suparman kepada radar pekanbaru, jum`at siang.(20/3).
"Saya tidak akan hadir", katanya.
Ditanyakan kepada suparman apakah ada menerima undangan dari Golkar Riau yang diketuai indra?, Suparman mengaku tidak ada di undang.
"Saya tidak di undang, kebetulan saya hari ini juga ada dinas luar, ada kunker dibatam",tuturnya.
Radar kembali menanyakan ke Suparman, apakah dirinya tidak takut dengan ancaman sanksi tegas terhadap dirinya,?
"Heh,Silahkan saja, ndak masalah biasa aja itu", kata Suparman seolah menyepelekan.
Sebagaimana diketahui hari ini,seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Riau diundang Koordiantor Wilayah Partai Golkar Riau dan Kepulauan Riau versi Munas Ancol Indra Muchlis Adnan. Pertemuan untuk konsolidasi sekaligus memantabkan kepengurusan sesuai dengan arahan Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono.
"Sudah saya undang semua anggota Fraksi Golkar DPRD Riau untuk pertemuan nanti sore di Hotel Pangeran," ujar Indra saat berbincang dengan wartawan di Pekanbaru, Jumat (20/3/15).
Dijelaskan Indra, pertemuan nanti sore tersebut adalah bagian dari langkah konsolidasi kader Golkar di Riau. Kegiatan tersebut juga sekaligus untuk menilai loyalitas kader terhadap keputusan tertinggi partai.
"Nanti akan kita lihat siapa saja yang datang. Bagi yang tidak datang, kita akan lihat apa penyebabnya. Apakah karena berhalangan atau memang menolak," tuturnya.
Bagi yang menolak, lanjut mantan Bupati Indragilir Hilir dua priode tersebut, akan ditanya alasan menolak.
"Kalau alasan menolaknya tidak bisa diterima, tentu ada konsekwensi atas sikap tersebut" tuturnya tanpa bersedia merinci bentuk konsekwensi yang dimaksud.
Sementara itu, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Ketua Fraksi PG DPRD Riau Supriati dan sekretaris FPG Karmila serta anggotanya. Mereka saat dihubungi belum ada yang bersedia memberi tanggapan.(radarpku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








