• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1720 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4046 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4048 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4013 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4112 Kali

  • Home
  • Nasional

Penerima Bansos Beras 30 Kg Diduga Dipungli, Bapanas Buka Kanal Aduan

Redaksi Radarpku

Senin, 14 September 2026 11:50:42 WIB
Cetak
Penerima Bansos Beras 30 Kg Diduga Dipungli, Bapanas Buka Kanal Aduan

RADARPEKANBARU.COM - Proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tengah dikebut pemerintah dengan target perampungan pada akhir September 2026.

Pada penyaluran tahap kedua, skema pembagian mengalami penyesuaian yang cukup signifikan. Pada periode sebelumnya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan alokasi beras sebanyak 10 kilogram pada tiap bulannya, kini jatah untuk periode Juli, Agustus, dan September disalurkan secara serentak atau dirapel.

Setiap rumah tangga sasaran berhak membawa pulang total 30 kilogram beras sekaligus dalam satu kali pengambilan.

Program jaring pengaman sosial ini membidik 33.244.408 KPM di seluruh penjuru Nusantara. Data penerima ini merujuk secara spesifik pada kelompok masyarakat desil 1 hingga 4 berdasarkan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Untuk merealisasikan kebijakan strategis ini, negara menugaskan penyaluran beras dengan total volume mencapai 997.200 ton.

Namun, di tengah masifnya upaya pemerataan pasokan pangan tersebut, mencuat sejumlah laporan mengenai dugaan praktik pungutan liar yang menyasar para penerima bantuan di berbagai titik daerah.

Terkait isu oknum yang merugikan masyarakat ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menekankan bahwa institusinya menutup rapat segala celah toleransi terhadap praktik pungutan di lapangan.

Ia membeberkan bahwa alasan sumbangan sukarela, biaya administrasi RT/RW, maupun dalih operasional lainnya sama sekali tidak dapat dibenarkan, mengingat seluruh rantai pembiayaan program logistik ini telah ditalangi sepenuhnya oleh keuangan negara.

"Bantuan pangan ini hak penuh KPM dan harus diterima secara utuh volumenya serta dalam kondisi baik, tanpa potongan sepeser pun. Kami minta seluruh jajaran di daerah, mulai dari pendamping, aparat desa, hingga petugas penyalur, untuk tidak melakukan pungutan dengan alasan apa pun. Kalau ada laporan seperti ini, kami pasti tindak lanjuti bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah," kata Rachmi dalam keterangannya, dikutip dari Suara.com, Senin, 14 September 2026.

Sebagai tindak lanjut atas indikasi penyelewengan tersebut, Bapanas terus menggalang sinergi dengan Perum Bulog selaku operator logistik utama serta jajaran pemerintah daerah untuk melacak setiap kebenaran aduan secara komprehensif.

Demi memfasilitasi transparansi, sistem pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) resmi milik kelembagaan kini dibuka seluas-luasnya untuk publik.

Bagi warga maupun KPM yang mendapati praktik pungutan uang atau menerima beras dengan takaran yang disunat, aduan dapat dilayangkan langsung menuju layanan hotline di nomor 0895391606768 atau diakses melalui portal elektronik resmi ppid.badanpangan.go.id.

"Kami terus memperkuat monitoring dan evaluasi langsung ke titik-titik penyaluran untuk memastikan prosesnya tertib, transparan, dan benar-benar sampai utuh ke tangan penerima. Kami imbau masyarakat tidak ragu melapor jika menemui indikasi pungutan atau penyimpangan lain di lapangan," tambah Rachmi.

Pengambilan hak KPM di berbagai sarana prasarana distribusi, seperti kantor kepala desa, balai kelurahan, hingga titik kumpul komunitas, dijamin sepenuhnya gratis demi menopang stabilitas pangan rumah tangga sasaran. Proses pendistribusian ini akan terus dipantau melalui kegiatan evaluasi harian hingga seluruh kuota penyaluran terselesaikan pada akhir bulan ini.(roc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Getarannya Sampai Malang

Sabtu, 12 September 2026 - 08:27:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Gempa bumi berkekuatan m.

Nasional

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029?

Jumat, 11 September 2026 - 09:21:32 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Siapkan Rp 11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Warga

Kamis, 10 September 2026 - 09:19:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Koordinator (Menko) Bid.

Nasional

Menhut Segel Lokasi Karhutla, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit

Rabu, 09 September 2026 - 09:23:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Instruksikan Bantuan Beras 30 Kilo Berlanjut Hingga Desember 2026

Selasa, 08 September 2026 - 11:32:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Penutupan 8 Bandara Diperpanjang, Menhub Dudy: Keselamatan Prioritas Utama

Senin, 07 September 2026 - 09:30:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pengoperasian kembali bandara t.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Musibah Juga Menguji Mereka yang tak Terkena Bencana
14 September 2026
Pekanbaru Dikepung Asap Karhutla, Udara Tidak Sehat
14 September 2026
Sempat Terkendala Jarak Pandang, Penerbangan SSK II Pekanbaru Kembali Normal
14 September 2026
Penerima Bansos Beras 30 Kg Diduga Dipungli, Bapanas Buka Kanal Aduan
14 September 2026
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Mulai Dilakukan, Setiap Arah Akan Ada Empat Jalur
14 September 2026
Prabowo Sampaikan Tiga Pesan Penting Dalam KTT BRICS India
14 September 2026
Hujan Merata di Riau, Titik Karhutla Besar Padam
12 September 2026
DPRD Pekanbaru Minta Dana Rp17 Miliar dari APBN Sentuh Meubeller
12 September 2026
Impor Riau Melonjak 111,56 Persen, Tembus US$2,07 Miliar
12 September 2026
Benarkah Ali Bin Abi Thalib Terlambat atau Menolak Membaiat Abu Bakar?
12 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musibah Juga Menguji Mereka yang tak Terkena Bencana
  • 2 Pekanbaru Dikepung Asap Karhutla, Udara Tidak Sehat
  • 3 Sempat Terkendala Jarak Pandang, Penerbangan SSK II Pekanbaru Kembali Normal
  • 4 Penerima Bansos Beras 30 Kg Diduga Dipungli, Bapanas Buka Kanal Aduan
  • 5 Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Mulai Dilakukan, Setiap Arah Akan Ada Empat Jalur
  • 6 Prabowo Sampaikan Tiga Pesan Penting Dalam KTT BRICS India
  • 7 Hujan Merata di Riau, Titik Karhutla Besar Padam

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com