• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3816 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3810 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3781 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3868 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3793 Kali

  • Home
  • Riau

Data Kemenhut, BRIN, dan KemenLH: Karhutla Riau 2026 Capai 15.477,9 Hektare

Redaksi Radarpku

Jumat, 17 Juli 2026 13:09:49 WIB
Cetak
Data Kemenhut, BRIN, dan KemenLH: Karhutla Riau 2026 Capai 15.477,9 Hektare

RADARPEKANBARU.COM - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau selama periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026 mencapai 15.477,9 hektare, dengan rincian lahan gambut 14.277,3 hektare dan mineral 1.250,7 hektare. Angka tersebut merupakan hasil analisis citra satelit yang dilakukan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH).

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara dan disusun sebagai bahan evaluasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengendalian karhutla di Riau.

"Hasil analisis citra satelit menunjukkan luas karhutla di Provinsi Riau periode 1 Januari sampai 30 Juni 2026 mencapai 15.477,9 hektare. Data ini kami sajikan secara head to head dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya agar menjadi bahan evaluasi bersama. Kembali lagi, ini bukan hanya masalah angka, tetapi harus menjadi perhatian dan pembelajaran penting agar semua pihak terus bahu-membahu mencegah karhutla dan merespons sedini mungkin apabila terjadi kebakaran di wilayahnya," ujar Ferdian Krisnanto, Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan luas karhutla terbesar, yakni mencapai 8.239,5 hektare. Angka itu meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya 48,3 hektare, serta jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 seluas 214,7 hektare. Lalu di tahun 2023 723,2 hektare, 2022 seluas 256,8 hektare, 2021 mencapai 2.235,8 hektare, dan 2020 seluas 4.580,4 hektare. Meski demikian, luas karhutla tahun ini masih lebih rendah dibandingkan semester pertama 2019 yang mencapai 10.410,9 hektare.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Pelalawan dengan luas kebakaran mencapai 4.582 hektare. Luasan tersebut melonjak dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 647,8 hektare, 2024 sebesar 1.120,5 hektare, 2023 hanya 10,3 hektare, 2022 seluas 491,5 hektare, 2021 mencapai 1.867,7 hektare, dan 2020 sebesar 1.984,5 hektare, namun masih lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 6.012 hektare.

Kabupaten Indragiri Hilir berada di urutan berikutnya dengan luas karhutla 956,6 hektare. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 76 hektare, 2024 seluas 97,6 hektare, 2023 sebesar 220,5 hektare, 2022 hanya 10,8 hektare, 2021 mencapai 386,4 hektare, 2020 sebesar 381,7 hektare, serta 2019 seluas 738,9 hektare.

Di Kota Dumai, luas karhutla semester pertama tahun ini mencapai 607,1 hektare. Luasan tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang hanya 7,6 hektare, 2024 sebesar 408,6 hektare, 2023 seluas 738,8 hektare, 2022 sebesar 351,5 hektare, 2021 mencapai 829,2 hektare, 2020 sebesar 1.252 hektare, dan 2019 seluas 469,2 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Rokan Hilir mencatat luas karhutla 289,6 hektare, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 45,8 hektare dan 2024 sebesar 102,4 hektare. Kabupaten Siak mencatat 281,1 hektare, lebih tinggi dibandingkan 2025 sebesar 198,4 hektare dan 2024 sebesar 198,4 hektare.

Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat mengalami kebakaran seluas 199,3 hektare. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya 3,5 hektare, tetapi masih jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.618 hektare maupun 2019 sebesar 5.326,2 hektare.

Selanjutnya, Kabupaten Kuantan Singingi mencatat luas karhutla 103,1 hektare, meningkat dibandingkan tahun 2025 sebesar 5,6 hektare. Kabupaten Kampar mencapai 90,1 hektare, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang hanya 3 hektare.

Kabupaten Indragiri Hulu tercatat 80,7 hektare, naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 132,3 hektare? (sesuai data, 2024 sebesar 132,3 hektare, sementara 2025 nihil). Kabupaten Rokan Hulu mencatat luas karhutla 40,5 hektare, lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 70,3 hektare. Sementara Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan luasan terkecil, yakni hanya 8,4 hektare.

Secara keseluruhan, luas karhutla di Riau pada semester pertama 2026 meningkat sangat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencapai 907,8 hektare. Angka tahun ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar 4.257,6 hektare, 2023 seluas 2.141,2 hektare, 2022 sebesar 2.726,1 hektare, 2021 seluas 6.509,7 hektare, dan 2020 mencapai 14.643,9 hektare. Namun, luas karhutla tahun ini masih berada di bawah semester pertama 2019 yang mencapai 28.214,6 hektare.

Ferdian menegaskan, data tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk tidak lengah, terutama karena sebagian wilayah Riau mulai memasuki puncak musim kemarau.

"Yang terpenting bukan sekadar membandingkan besar kecilnya luasan kebakaran setiap tahun, tetapi bagaimana seluruh elemen dapat memperkuat patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta merespons secepat mungkin apabila ditemukan titik api. Pencegahan tetap menjadi langkah yang paling efektif agar karhutla tidak berkembang menjadi lebih luas," tutupnya. (mcr)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg

Jumat, 04 September 2026 - 09:32:02 WIB

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau.

Riau

Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional

Jumat, 04 September 2026 - 09:07:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekan.

Riau

APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun

Jumat, 04 September 2026 - 09:05:09 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

Kamis, 03 September 2026 - 16:33:52 WIB

KUANSING - Polemik hukum antara DT Darwis dan konten kreator Polda Sitanggang me.

Riau

Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi

Kamis, 03 September 2026 - 10:35:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Bandar Udara Internasional Sult.

Riau

Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat

Kamis, 03 September 2026 - 10:22:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbar.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com