• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3108 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3084 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3073 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3072 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3071 Kali

  • Home
  • Parlemen

Gajah Liar di Riau Diperkirakan Tinggal 400 Ekor

Redaksi Radarpku

Jumat, 13 Desember 2013 08:30:28 WIB
Cetak
Gajah Liar di Riau Diperkirakan Tinggal 400 Ekor
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com)- Berdasarkan data Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau, populasi gajah di wilayah kerjanya hanya bekisar 318 ekor sampai 400 ekor.

Kasi Konservasi Wilayah III BKSDA Riau, Moyo Hutomo, mengatakan sisa populasi gajah tersebut tersebar di 16 wilayah koservasi gajah seperti di Kabupaten Rokan Hulu ada dua kelompok yakni Kelompok Mahato dan Kota Tengah.

Kabupaten Kampar ada di Kelompok Tapung dan Kelompok Petapahan, di Bengkalis ada di Kelompok Balai Raja, Kabupaten Siak ada di satu kelompok yakni Kelompok Siak Kecil dekat perbatasan Bengkalis.

"Selanjutnya ke selatan ada di Kerinci dan Indragiri Hulu dipusatkan Tesso Nello, sampai dekat perbatasan Provinsi Jambi. Sementara di Kabupaten Rokan Hilir dan Dumai tidak kita temukan kantong gajah," jelas Moyo, Rabu (11/12/2013).

Moyo mengakui, disebabkan tidak ada lagi penangkapan gajah, BKSDA Riau tidak ada lagi mengalokasikan anggaran untuk menangkap atau merelokasi gajah, namun pihaknya terus mempertahankan populasi gajah di 16 wilayah konservasi gajah.

"Yang kita lakukan biasanya penggiringan dan penghalauan kembali sehingga kawanan gajah masuk kembali ke hutan tempat habitatnya. Untuk kasus di Rohul, gajah liar dari Kelompok Kota Tengah sudah menyebabkan masyarakat antipati, sehingga gajah perlu direlokasi," jelasnya.

Menurutnya, biaya untuk penanganan gajah cukup besar. Seperti di PLG Duri Kabupaten Bengkalis, membutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar per tahun dari pemerintah pusat seperti untuk merekrut dan gaji pawang, pakan, dan obat-obatan, dan peralatan gajah lain. "Itu baru di PLG Duri, belum untuk 16 wilayah konservasi," jelasnya.

Disebabkan dana minim, sehingga untuk merelokasi kawanan gajah liar di daerah, dana meski dikeluarkan oleh daerah bersangkutan. Dana itu untuk biaya penangkapan dan menempatkan selama dua bulan gajah di PLG Duri.

"Konflik-konflik antara gajah dan manusia juga tinggi, seperti terjadi dengan gajah di Kelompok Balai Raja, itu sudah parah. Namun BKSDA hanya menanggung semua biaya sepanjang hidup gajah di PLG," terangnya.

Dia mengungkapkan, biasanya, dua ekor gajah yang ditangkap, BKSDA Riau meski merekrut 4 pawang baru. Kondisi itu sering menjadi bahan pertimbangan untuk menangkap-menangkap gajah. "Meski dana hanya untuk PLG, kita juga harus mengelola 16 wilayah konservasi gajah," ungkapnya.

Moyo menghimbau masyarakat Riau untuk kooperatif terhadap gajah, sehingga hewan besar itu tidak merusak atau konflik dengan manusia. "Jangan memberikan tekanan kepada gajah. Kalau gajah terus diusir, dia merasa tertekan, dan akhirnya akan menyebabkan konflik," harapnya.(rtc)

Editor : Ahmad Adryan


BERITA LAINNYA +INDEKS
Parlemen

H Syarif: Potensi Besar Kabupaten Siak Harus Diperjuangkan demi Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:53:26 WIB

BATAM – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak, H. Syarif, S.Ag., M.H., menegaskan ko.

Parlemen

Plt. Sekretaris DPRD Kampar Pimpin Rapat Persiapan Paripurna Hari Jadi ke - 76 Kabupaten Kampar

Senin, 26 Januari 2026 - 13:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Dewa.

Parlemen

Satu Ranperda inisiatif dan Lima Ranperda Usulan Pemda Dalam Rapat Paripurna DPRD

Sabtu, 18 November 2023 - 16:13:54 WIB

   Meranti,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah .

Parlemen

Rapat Paripurna pertama masa persidangan kedua, tahun persidangan 2023 dipimpin oleh Ketua DPRD Fauzi Hasan.

Sabtu, 18 November 2023 - 16:09:31 WIB

 Meranti,-  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten.

Parlemen

Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2023 OleH DPRD Kepulauan Meranti

Kamis, 16 November 2023 - 10:55:59 WIB

  Meranti, -  DPRD Kepulauan Meranti menggelar Rapa.

Parlemen

DPRD Meranti Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan 2023

Kamis, 16 November 2023 - 10:49:46 WIB

  Meranti,- DPRD Kepulauan Meranti menggelar Rapa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Siswa SDN 145 Pekanbaru Antusias Ciptakan Gantungan Kunci Unik
27 Juli 2026
Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
27 Juli 2026
Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
27 Juli 2026
Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
27 Juli 2026
Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
27 Juli 2026
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siswa SDN 145 Pekanbaru Antusias Ciptakan Gantungan Kunci Unik
  • 2 Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
  • 3 Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
  • 4 Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
  • 5 Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
  • 6 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 7 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com