Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon
RADARPEKANBARU.COM - Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memperingatkan bahwa Teheran dapat menghentikan proses negosiasi dengan Amerika Serikat dan mengambil langkah yang lebih tegas jika serangan Israel ke Lebanon terus berlanjut.
Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf lewat sebuah unggahan di media sosial X setelah berbicara dengan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri.
"Saya menegaskan kepada saudara saya, Presiden Nabih Berri, bahwa jika agresi Israel terhadap Lebanon terus berlanjut, kami tidak hanya akan menghentikan jalur negosiasi, tetapi kami juga akan berkonfrontasi langsung dengan musuh," kata Ghalibaf, dikutip Selasa, 2 Juni 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan sikap keras Iran di tengah situasi yang semakin memanas di kawasan. Ancaman itu juga muncul ketika berbagai upaya diplomatik masih berlangsung untuk meredakan konflik di kawasan.
Sebelumnya pada hari yang sama, Berri dilaporkan telah menyampaikan kepada pemerintahan Presiden AS Donald Trump bahwa kelompok Hezbollah siap menerima gencatan senjata penuh dan segera dengan Israel.
Sementara Trump lewat unggahan di Truth Social mengatakan bahwa Lebanon dan Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata.
"Saya melakukan percakapan yang sangat produktif dengan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel, dan tidak akan ada pasukan yang dikirim ke Beirut. Pasukan yang sedang dalam perjalanan juga telah dipulangkan,” ujarnya.(rml)
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
RADARPEKANBARU.COM - Harga minyak dunia terus.
Erdogan Ucapkan Selamat kepada Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erd.
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.








