Pemko Pekanbaru Turunkan Tim Investigasi Usai 9 Warga Pekanbaru Digigit Anjing
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru bersama tim lintas instansi akan turun ke lapangan melakukan investigasi dan penyelidikan epidemiologi terkait kasus 9 warga yang digigit anjing peliharaan lepas di kawasan Alam Mayang, Singgalang, dan Bukit Barisan.
Asisten I Setdako Pekanbaru yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan kegiatan investigasi akan dilaksanakan pada hari ini, Jumat (22/8/2025) pukul 09.00 WIB.
“Tim gabungan akan turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan epidemiologi. Kami ingin memastikan kondisi di lapangan sekaligus memutus mata rantai penularan,” ujar Masykur
Ia menjelaskan, tim yang dikerahkan terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Peternakan Kota Pekanbaru, serta Puskesmas Rejosari.
“Kami bergerak cepat agar tidak ada korban tambahan. Semua pihak terkait sudah berkoordinasi,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar imbauan untuk warga sekitar Alam Mayang, Singgalang, dan Bukit Barisan, Kota Pekanbaru diminta berhati-hati karena ada belasan warga yang digigit anjing peliharaan lepas.
Para korban saat ini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau menjalani perawatan.
Hal itu dibenarkan Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Arifin Achmad Riau, H. Widodo. Pihaknya menerima 9 pasien yang terkena gigitan anjing.
"Iya benar, ada 9 pasien masuk ke RSUD Arifin Achmad Riau karena tergigit anjing. Saat ini pasien menjalani perawatan," kata Widodo, Kamis (21/8/2025).
Hanya saja, Widodo belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut apakah 9 pasien tersebut terinfeksi rabies akibat gigitan anjing.
"Informasi yang kami terima, anjingnya sudah mati. Kemudian terkait rabies kami masih menunggu pemeriksaan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau," singkatnya.
"Untuk pasien semuanya dirawat di IGD dan saat ini sudah disuntik anti rabies," imbuhnya.(ckc)
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
RADARPEKANBARU.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swa.
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni m.
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
RADARPEKANBARU.COM - Upaya penanganan kebakaran huta.
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota P.








