• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1950 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4284 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4290 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4239 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4355 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Di Masa Jahiliyah, Wanita Dianggap Setengah Manusia

Redaksi Radarpku

Jumat, 22 Agustus 2025 09:25:35 WIB
Cetak
Di Masa Jahiliyah, Wanita Dianggap Setengah Manusia

RADARPEKANBARU.COM - Sejak diturunkannya Islam, banyak tradisi jahiliyah yang dihapuskan secara berangsur-angsur. Salah satu tradisi tersebut adalah mendidik kaum laki-laki untuk menghargai perempuan dan anak kecil.

Pada masa jahiliyah, perempuan dianggap separuh manusia dan bahkan apabila seseorang memiliki anak perempuan dalam keluarganya, hal demikian dianggap sebagai aib. Sudah tentu dengan tradisi yang mengakar seperti itu, peran laki-laki atau ayah dalam rumah tangga cenderung enggan untuk menampakkan kehangatan dan juga pengasuhan yang baik bagi anak-anaknya.

Ustazah Annisa Nurul Hasanah dari El-Bukhari Institute mengatakan, pada masa Rasulullah SAW tradisi demikian masih cukup terasa yang kemudian dihapuskan oleh beliau melalui teladan yang dicontohkan. Pengasuhan dan juga pendidikan terhadap anak-anak di rumah tak biasa digawangi oleh kalangan kaum laki-laki. Sehingga ketika Rasulullah SAW menciumi cucu-cucunya yakni Hasan dan Husein, seorang sahabat kaget melihatnya dan bertanya mengapa Rasulullah melakukan hal itu.

“Lalu Rasulullah bilang, barang siapa yang tidak menyayangi maka dia tidak disayangi,” kata Ustazah Nisa 

Perilaku Rasulullah SAW yang penuh dengan kelembutan itu bukan hanya sekali ditunju?kan. Dalam banyak riwayat, kata dia, para sahabat Nabi kerap kali melihat perilaku Rasulullah SAW yang hangat dan dekat dengan istri serta anak-anaknya serta tak segan ikut serta dalam urusan pekerjaan rumah tangga.

Nabi Muhammad SAW bukanlah pribadi yang acuh terhadap pola pengasuhan. Di Indonesia jika ditarik satu dekade terakhir, peran ayah dalam rumah tangga boleh dibilang minim. Stigmatisasi bahwa pekerjaan rumah tangga adalah domain perempuan semata masih berkembang pada masa itu.

“Tapi sekarang geliat kaum ayah untuk ‘melek’ terhadap urusan rumah tangga mulai terlihat. Kalau dulu anak lihat ayahnya itu kayak ‘angker’, sekarang sudah mulai cair dan luwes,” kata dia.

Rasa ingin tahu perihal agama serta masifnya gerakan hijrah belakangan ini bisa saja menjadi pemicu kembali kaum Muslim untuk bercermin kepada teladan Rasulullah. Bahwa menjadi ayah yang teladan, kata dia, mau tidak mau haruslah berpatokan pada apa yang telah dicontohkan Nabi.

Namun demikian dia berpesan agar jarak yang telah mendekat antara anak dengan ayah, atau pun antara ayah dengan urusan rumah tangga, jangan dilakukan tanpa kontrol sama sekali. Seorang ayah harus tetap memiliki ketegasan dalam memimpin rumah tangga.

Pendakwah Ustazah Dedeh Rosidah atau yang akrab disapa Mamah Dedeh mengatakan, dalam rumah tangga harus ada unsur kesalingan satu sama lain. Antara suami dengan istri harus saling berbagi tugas dalam rumah tangga, sebab rumah tangga tersebut adalah tanggung jawab keduanya.

“Rumah tangga itu menyatukan dua orang, dua keluarga. Karena berdua, maka tanggung jawabnya berdua. Termasuk dalam berbagi tugas, ya berdua,” kata Mamah Dedeh.

Berdasarkan Surah Ar-Rum ayat 21, salah satu poin yang ditekankan dalam ayat tersebut adalah bahwa pernikahan merupakan salah satu tanda di antara hadirnya kekuasaan-kekuasaan Allah. Dia menyebut, laki-laki bertugas mengatur rumah tangga dan melindungi istri. 

Mamah Dedeh mengutip pernyataan Imam Syafii tentang peran suami dalam urusan rumah tangga. Menurutnya, tugas istri dalam rumah tangga adalah melayani kebutuhan seksual suami. Sehingga bukanlah kewajiban bagi istri untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel, dan lainnya.

“Tidak ada kewajiban bagi istri untuk nyuci, ngepel, nyetrika, nggak ada menurut Imam Syafii. Suami bahkan berkewajiban mencarikan pembantu untuk istri,” kata dia,

Namun demikian, kata Mamah Dedeh, apabila suami belum mampu menyediakan pembantu untuk istri maka tugas rumah tangga boleh dikerjakan berdua. Artinya, kata Mamah Dedeh, urusan rumah tangga dilakukan berdua dan saling bekerja sama.

Dalam syari-syair barzanji kerap disebutkan, Mamah Dedeh melanjutkan, Rasulullah SAW merupakan pribadi yang mandiri. Beliau tidak pernah memerintah istrinya dengan semena-mena. Bahkan Nabi Muhammad SAW dalam sejumlah riwayat disebutkan menjahit bajunya sendiri, mengambil minumnya sendiri, dan lain sebagainya.

“Sehingga kalau ada suami-suami yang dengan nada kasar merintah-merintah istri untuk ambil minum, ambil ini, ambil itu, namanya dia sombong. Nabi saja nggak begitu. Rasulullah akhlaknya mulia,” kata Mamah.(rep)

 


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah

Senin, 28 September 2026 - 10:53:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berumah tangga bagi seorang Mus.

Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
29 September 2026
Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
29 September 2026
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
  • 2 Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
  • 3 Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
  • 4 Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
  • 5 Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
  • 6 Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
  • 7 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com