• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3861 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3856 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3827 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3914 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3829 Kali

  • Home
  • Internasional

Konflik Iran-Israel dan Ancaman Nuklir

Redaksi Radarpku

Kamis, 19 Juni 2025 09:23:57 WIB
Cetak
Konflik Iran-Israel dan Ancaman Nuklir

RADARPEKANBARU.COM - Ketegangan mematikan antara Israel dan Iran telah meledak menjadi konflik terbuka, mewujudkan skenario perang regional yang telah lama dikhawatirkan analis. Pada Jumat, 13 Juni 2025 dini hari, Israel melancarkan serangan langsung terhadap fasilitas nuklir dan kepemimpinan militer Iran. 

Iran pun membalas dengan meluncurkan misil dan drone ke Israel, menandai dimulainya babak baru berbahaya dalam konflik Timur Tengah yang kini bergulir cepat.

Eskalasi ini bukanlah hal yang tak terduga. Bertahun-tahun sebelumnya, para ahli seperti Ilan Goldenberg (mantan pejabat pemerintahan Obama) telah memperingatkan dalam jurnal Foreign Affairs (2019) bahwa ketegangan AS-Iran yang tidak terkendali bisa memicu perang regional. 

Skenario itu termasuk serangan Iran terhadap infrastruktur minyak Arab, kapal di Teluk Persia, dan pangkalan AS, yang berpotensi memicu invasi AS ke Iran, negara besar berpenduduk 90 juta, dan menjerat AS seperti di Irak era 2000-an.


Pertanyaannya sekarang: Apakah kita berada di tepi jurang seperti itu? Situasi masih berkembang, tetapi serangan balasan Iran telah mengonfirmasi ketakutan terburuk.

Iran Memiliki Banyak Opsi, Perang Darat Konvensional Tidak Mungkin

Seth J. Frantzman dari The Jerusalem Post mencatat bahwa Iran memiliki banyak pilihan balasan, termasuk menargetkan kepentingan AS di kawasan--ancaman yang sering diulangnya. 

Meski Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan AS tidak terlibat dalam serangan Israel, Iran mungkin tetap melancarkan serangan. Sedangkan Presiden Donald Trump mengaku AS "tahu segalanya" tentang serangan Israel. 

Selain serangan misil/drone (yang sudah terjadi), opsi Iran termasuk memanfaatkan pasukan proxy, peretasan komputer, atau menargetkan warga Israel di luar negeri. Namun, Frantzman menilai perang darat konvensional antara Iran dan Israel tidak mungkin terjadi.

Ancaman Proliferasi Nuklir yang Meningkat

Kerusakan pada fasilitas nuklir Iran justru berpotensi mendorong langkah ekstrem. Kenneth M. Pollack (mantan analis CIA) di Foreign Affairs memprediksi respons terburuk sekaligus yang paling mungkin: Iran menarik diri dari komitmen pengendalian senjata dan "secara serius membangun senjata nuklir". 

Daniel B. Shapiro (mantan pejabat pemerintahan Biden) menambahkan bahwa Presiden Trump sebelumnya meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi waktu untuk negosiasi nuklir AS-Iran, namun Netanyahu menolak. Shapiro memperingatkan, "kemungkinan besar Iran sekarang akan berupaya mati-matian mencapai nuclear breakout". 

Hal ini akan memaksa Trump membuat keputusan sulit: intervensi militer untuk menggagalkan senjata nuklir Iran--keputusan yang akan memecah penasihat dan basis politiknya mengingat janjinya untuk menjauhkan AS dari perang Timur Tengah.

Mati Surinya Diplomasi Nuklir

Kematian negosiator nuklir utama Iran dalam serangan Israel merupakan pukulan telak bagi upaya diplomasi. Meski Trump mendesak Iran untuk membuat kesepakatan sebelum tidak ada yang tersisa, Shapiro menyimpulkan bahwa "mimpi Trump tentang resolusi diplomatik yang mengakhiri pengayaan nuklir Iran tampaknya mati".

Ellie Geranmayeh (pakar Iran dari European Council on Foreign Relations) menegaskan bahwa Iran telah membatalkan perundingan yang dijadwalkan di Oman. Jalur diplomasi resmi kini terhenti, atau bahkan berakhir, seiring konfrontasi militer lebih lanjut. 

Serangan Israel ini, tulis Geranmayeh, "hampir pasti akan memperkuat pihak-pihak di Iran yang menginginkan senjata nuklir", langkah yang sebelumnya dihindari Teheran dan menurut intelijen AS terbaru, belum diputuskan kepemimpinannya.

Jalan Menghindari Perang Lebih Besar

Di tengah situasi genting ini, Geranmayeh mengajukan rekomendasi mendesak bagi Eropa: berkoordinasi dengan pemerintahan Trump dan negara-negara GCC (Dewan Kerjasama Teluk) untuk mencegah konflik regional yang lebih luas. Semua pihak ini ingin mencegah eskalasi lebih lanjut dan harus menekan Israel dan Iran secara intens.

Eropa perlu mendesak negara-negara Teluk, yang memiliki pengaruh lebih besar di Washington, untuk mendorong Trump menjelaskan bahwa AS tidak akan mendukung serangan Israel lebih lanjut. Negara-negara GCC juga harus memanfaatkan hubungan mereka dengan Tehran untuk menyampaikan risiko besar dari eskalasi lebih lanjut.

Perang Timur Tengah baru telah dimulai. Nasib kawasan, dan mungkin dunia, kini bergantung pada apakah kekuatan-kekuatan utama dapat menahan laju menuju jurang dan menemukan jalan kembali ke meja perundingan sebelum bencana yang lebih besar tak terelakkan.


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Trump Dukung Jalur Alternatif Suriah untuk Hindari Selat Hormuz

Sabtu, 05 September 2026 - 08:30:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa

Jumat, 04 September 2026 - 08:50:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

Kamis, 03 September 2026 - 09:49:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Iran: Korban Sipil Berjatuhan, Teheran Janji Membalas

Rabu, 02 September 2026 - 09:09:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Dua Peluncur Roket Iran Dekat Selat Hormuz

Selasa, 01 September 2026 - 09:47:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:00:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Melalaikan Shalat, Rugi
05 September 2026
Wakil Wali Kota Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Buruk Asap Karhutla
05 September 2026
Sekdaprov Riau Tegaskan ASN Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan
05 September 2026
Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
05 September 2026
Trump Dukung Jalur Alternatif Suriah untuk Hindari Selat Hormuz
05 September 2026
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Melalaikan Shalat, Rugi
  • 2 Wakil Wali Kota Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Buruk Asap Karhutla
  • 3 Sekdaprov Riau Tegaskan ASN Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan
  • 4 Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
  • 5 Trump Dukung Jalur Alternatif Suriah untuk Hindari Selat Hormuz
  • 6 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 7 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com