Tahun Ini Sapi Kurban Bupati Kampar Ahmad Yuzar Banyak yang Kurus dan Kecil
KAMPAR--Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kabupaten Kampar menyiapkan 52 ekor hewan kurban yang akan disalurkan ke wilayah Kampar Kiri dan desa-desa pelosok yang kekurangan hewan kurban. Namun, kualitas hewan kurban tersebut menjadi sorotan publik setelah ditemukan bahwa banyak sapi dalam kondisi kurus dan berukuran kecil, termasuk yang disebut-sebut berasal dari alokasi Pemkab Kampar.
Seorang sumber dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Kampar mengungkapkan, tahun ini Pemkab Kampar memang menambah jumlah sapi kurban. “Jumlahnya agak banyak tahun ini, tapi sapinya kurus-kurus dan kecil. Tahun lalu malah lebih banyak kerbau,” kata sumber tersebut, Selasa (3/6/2025).
Kondisi fisik sapi-sapi itu memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kelayakan untuk disembelih sebagai hewan kurban. “Beberapa diragukan cukup umur dan beratnya tidak ideal. Sayang kalau dipaksakan,” ujarnya lagi.
Hingga kini, hewan-hewan tersebut belum disalurkan dan masih dalam proses persiapan distribusi. Pemerintah berencana mengirimkan hewan kurban ke kecamatan yang minim sumbangan, dengan prioritas Kampar Kiri dan desa-desa terpencil lainnya.
Isu kualitas hewan kurban ini turut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., pada Senin (2/6/2025) di Aula Balai Bupati Kampar.
Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan. Bupati menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menyukseskan Idul Adha.
“Pelaksanaan Sholat Idul Adha akan kita pusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota. Saya minta semua pihak mendukung agar ibadah berjalan tertib dan sesuai syariat,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain sholat Idul Adha, Pemkab juga menyiapkan takbiran keliling dengan mobil hias dari masing-masing OPD sebagai bentuk syiar Islam dan kegembiraan umat menyambut hari besar.
Dalam rapat itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh. Ridwan, melaporkan bahwa seluruh sapi kurban telah diperiksa dan dinyatakan bebas penyakit. Namun, ia tidak menyinggung secara spesifik terkait ukuran dan kelayakan fisik hewan-hewan tersebut untuk ibadah kurban.
Sementara itu, Ustaz Abdul, meminta pemerintah tidak hanya memastikan aspek administratif, tapi juga kualitas dan kesesuaian syariat. “Kurban itu ibadah sakral, bukan hanya simbolik. Jangan sampai masyarakat kecewa karena hewan yang diterima ternyata tidak layak,” ujarnya.
Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat juga kembali mengingatkan pentingnya memilih hewan kurban yang gemuk, sehat, dan cukup umur sesuai syariat. Hewan yang gemuk menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan dalam berkurban.
“Kalau ada kemampuan, hendaknya masyarakat memilih hewan yang gemuk dan layak. Kurban itu bukan hanya soal jumlah, tapi juga soal kualitas dan niat tulus dalam beribadah kepada Allah SWT,” kata seorang tokoh agama dari Kecamatan XIII Koto Kampar.
Dengan meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini, masyarakat berharap distribusinya dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Pemerintah diminta untuk meninjau ulang kualitas hewan sebelum diserahkan kepada penerima agar niat ibadah dan semangat berbagi benar-benar tercapai. (red)
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.








