Hadiah dari Ramadhan
RADARPEKANBARU.COM - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang bertabur kebaikan. Bulan istimewa yang dapat mengantarkan kita pada nilai-nilai kesucian. Keindahan bulan Ramadhan pun tampak jelas dengan hadirnya limpahan keberkahan.
Dari Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika tiba waktu awal malam di bulan Ramadhan maka setan-setan dan pemimpin-pemimpinnya dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada yang dibuka. Pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada yang ditutup, lalu ada penyeru yang berseru: 'Hai orang yang mencari kebaikan, teruskanlah. Hai orang yang mencari keburukan, berhentilah.' Sesungguhnya Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu terjadi pada setiap malam.” (HR Ibnu Majah).
Hadis ini menjelaskan tentang keistimewaan bulan Ramadhan. Bulan ketika setiap Mukmin menjalankan ibadah puasa. Bulan yang sarat akan anugerah dan nilai-nilai kebaikan. Melalui bulan Ramadhan, kita senantiasa memperoleh pahala yang berlipat ganda sebagai kasih sayang Tuhan.
Allah SWT berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS al-Baqarah: 183).
Singkatnya, ada tiga hadiah istimewa yang dapat kita peroleh dari indahnya bulan Ramadhan.
Pertama, ampunan atas kesalahan atau dosa. Bulan Ramadhan menjadi tempat terbaik untuk bermuhasabah diri. Berupaya maksimal untuk menjadi Muslim yang lebih baik dari waktu sebelumnya dengan kembali mendekatkan diri kepada-Nya.
Dari Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menegakkan (menghidupkan) bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari).
Kedua, garansi atas dikabulkannya doa. Setiap Mukmin dapat memanfaatkan kesempatan di bulan Ramadhan untuk memperbanyak melantunkan doa. Menyampaikan segenap harapan positif demi membangun kehidupan yang penuh dengan keridhaan Allah SWT.
Dari Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga macam doa yang mustajab (dikabulkan), yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir, dan doa orang yang teraniaya." (HR Baihaqi).
Ketiga, syafaat di hari kiamat. Bulan Ramadhan pun sebagai momentum kita untuk menabung amal kebaikan. Salah satunya ialah amal kebaikan yang dapat dituai di masa yang akan datang. Bahkan, amal kebaikan tersebut menjadi penolong kita hingga mendapatkan surga-Nya.
Dari Abdullah bin 'Amru RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Puasa dan Alquran kelak pada hari kiamat akan memberi syafaat kepada seorang hamba. Puasa berkata, 'Duhai Rabb, aku telah menahannya dari makanan dan nafsu syahwat di siang hari, maka izinkahlah aku memberi syafaat kepadanya'.” (HR Ahmad).
Ibarat cahaya rembulan yang bersinar di pertengahan malam. Bulan Ramadhan menjadi sumber keindahan. Perantara terbaik untuk menggapai kemuliaan dan nilai-nilai kebaikan.
Tanpanya, kehidupan pun penuh dengan kehampaan. Melalui bulan Ramadhan, keberkahan dari-Nya senantiasa kita dapatkan.(rep)
Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet
PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.
Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .








.jpg)