• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3499 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3482 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3453 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3513 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3470 Kali

  • Home
  • Internasional

India Lirik Kepemimpinan Malaysia di ASEAN untuk Kerjasama Kawasan

Redaksi Radarpku

Kamis, 06 Februari 2025 09:29:30 WIB
Cetak
India Lirik Kepemimpinan Malaysia di ASEAN untuk Kerjasama Kawasan
RADARPEKANBARU.COM - India melihat kepemimpinan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025 ini sebagai peluang untuk mempererat hubungan kerjasama baik secara bilteral dengan Malaysia maupun secara regional negara-negara di kawasan.

Selain itu, gangguan teknologi dan meningkatnya proteksionisme menciptakan peluang dan risiko. Memanfaatkan teknologi untuk kemajuan ekonomi, sambil memastikan akses yang adil, sangat penting, seperti halnya mempertahankan pasar terbuka untuk mendukung perdagangan bebas dan adil.

Kepemimpinan Malaysia di ASEAN tahun 2025 menawarkan kesempatan unik untuk memperkuat kemitraan ini Netralitas diplomatik Malaysia berlangsung lama dan kemampuannya menjaga hubungan yang bersahabat dengan Amerika Serikat dan Tiongkok secara unik memberikan kesempatan kepada Malaysia untuk mendorong dialog dan meredakan ketegangan antara kedua kekuatan global ini.

Demikian antara lain disampaikan peneliti senior dari Thammasat University, Thailand, Dr Rahul Mishra, dalam artikelnya di New Straits Times.

Menurutnya, India percaya Malaysia dapat membantu menciptakan lingkungan regional yang lebih stabil, tempat para anggota ASEAN dan India dapat mengejar kepentingan ekonomi dan keamanan mereka tanpa paksaan eksternal.

Kemunculan India sebagai mitra utama ASEAN, didorong oleh kekuatan ekonomi dan militernya yang terus berkembang serta "Kebijakan Bertindak ke Timur" yang proaktif, menggarisbawahi peluang ini. Kebijakan ini, yang berfokus pada penguatan hubungan dengan negara-negara ASEAN, sangat sejalan dengan visi Malaysia untuk kepemimpinannya.

Kepemimpinan Malaysia di ASEAN menawarkan platform yang berharga untuk meningkatkan kolaborasi Malaysia-ASEAN-India di beberapa bidang utama.

“Mempromosikan perdagangan, investasi, dan konektivitas melalui inisiatif seperti Perjanjian Perdagangan Bebas Asean India dan peran India sebagai mitra pembangunan dalam IMT-GT (Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, Thailand) dapat mendorong integrasi ekonomi yang lebih dalam dan kemakmuran bersama,” katanya.

Perdagangan ASEAN dengan India melampaui 100 miliar dolar AS pada tahun 2022, yang menyoroti potensi besar untuk pertumbuhan di masa depan.

Latihan angkatan laut bersama, berbagi intelijen, dan upaya peningkatan kapasitas dapat memperkuat Kesadaran Domain Maritim dan mengatasi tantangan keamanan di Laut Cina Selatan.

Mengembangkan proyek infrastruktur penting, meningkatkan konektivitas digital, dan mendorong pertukaran antarmasyarakat melalui program pendidikan dan budaya dapat lebih mengintegrasikan ekonomi dan masyarakat Asean dan India, serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

Selain itu, sambungnya, kolaborasi pada teknologi energi terbarukan, manajemen bencana, dan pembangunan berkelanjutan akan membantu mengatasi tantangan iklim dan lingkungan yang mendesak di kawasan tersebut.

Peta Jalan Energi Terbarukan Malaysia, yang menargetkan 31 persen kapasitas energi terbarukan pada tahun 2025, menawarkan peluang untuk berkolaborasi dengan India, yang tujuannya adalah mencapai 500 gigawatt (GW) kapasitas energi non-bahan bakar fosil pada tahun 2030.

Di luar keamanan dan penyelarasan strategis, India adalah salah satu mitra dagang utama Malaysia dan Malaysia berdiri sebagai mitra dagang terbesar ketiga India di ASEAN. Pada tahun 2023, perdagangan bilateral mencapai 19,4 miliar dolar AS.

Untuk lebih meningkatkan hubungan ekonomi, kedua negara berupaya memperbarui Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN-India (AITIGA) untuk mengurangi hambatan non-tarif, menyederhanakan proses bea cukai, dan menyelaraskan standar untuk memfasilitasi perdagangan yang lebih lancar.

Perekonomian digital yang berkembang juga menghadirkan area peluang yang menarik. Nota kesepahaman tentang teknologi digital dan pembicaraan yang sedang berlangsung untuk mengintegrasikan Antarmuka Pembayaran Terpadu (UPI) India ke dalam sistem keuangan Malaysia merupakan langkah penting menuju terciptanya ekosistem digital yang lancar.

Terdapat tantangan dalam hubungan bilateral. Persaingan ekonomi, khususnya di sektor minyak kelapa sawit, memerlukan navigasi yang cermat.

Namun, kedua negara telah melakukan upaya bersama untuk mengatasi masalah ini, dengan diskusi berkelanjutan tentang sertifikasi minyak kelapa sawit berkelanjutan, yang menunjukkan keinginan untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan.

Ini termasuk menjajaki impor minyak sayur alternatif oleh India dan mempromosikan produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan di Malaysia.

Selain itu, memastikan hak dan kesejahteraan pekerja India di Malaysia sangat penting untuk memperkuat landasan bilateral.

Keputusan Malaysia untuk memperpanjang bebas visa masuk bagi warga India hingga 31 Desember 2026 sejalan dengan keputusan ASEAN untuk mendeklarasikan tahun 2025 sebagai Tahun Pariwisata ASEAN-India.

Ini adalah contoh bagus tentang bagaimana Malaysia dapat menyelaraskan kebijakannya dengan inisiatif ASEAN untuk memanfaatkan potensi dinamika Malaysia-ASEAN-India.

Dalam skala yang lebih luas, Malaysia dan India, bersama dengan ASEAN, menghadapi tantangan yang memerlukan respons terkoordinasi, terutama meningkatnya ketegasan Tiongkok dan sengketa Laut Cina Selatan, yang membutuhkan front persatuan.

Krisis yang sedang berlangsung di Myanmar menuntut kerja sama yang erat untuk memfasilitasi penyelesaian secara damai. Memperkuat integrasi ekonomi dalam ASEAN, dan antara ASEAN dan India, sangat penting bagi kemakmuran regional.

Perubahan iklim adalah masalah mendesak lainnya, yang memerlukan tindakan kolektif untuk mitigasi dan adaptasi. Menavigasi persaingan AS-Tiongkok sambil mempertahankan otonomi strategis menghadirkan tindakan penyeimbangan yang rumit bagi semua pelaku regional.

Selain itu, gangguan teknologi dan meningkatnya proteksionisme menciptakan peluang dan risiko. Memanfaatkan teknologi untuk kemajuan ekonomi, sambil memastikan akses yang adil, sangat penting, seperti halnya mempertahankan pasar terbuka untuk mendukung perdagangan bebas dan adil.

Kepemimpinan Malaysia di ASEAN tahun 2025 menawarkan kesempatan unik untuk memperkuat kemitraan ini.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Karoline Leavitt Mundur sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:31:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:40:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Amerika Serikat menjadi .

Internasional

Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:25:34 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Topan Dolphin menerjang pesisir.

Internasional

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17:10 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
16 Agustus 2026
Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
15 Agustus 2026
Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
15 Agustus 2026
Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
15 Agustus 2026
Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
15 Agustus 2026
Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
15 Agustus 2026
Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS
15 Agustus 2026
DPRD Riau Umumkan Anggota KI dan KPID Terpilih, Ini Daftarnya
14 Agustus 2026
CPNS Khusus Guru Bakal Dibuka Tahun Ini
14 Agustus 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Tegaskan Pemprov Tak Punya Andil Apa-apa
14 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
  • 2 Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
  • 3 Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
  • 4 Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
  • 5 Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
  • 6 Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
  • 7 Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com