• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3499 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3483 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3453 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3514 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3470 Kali

  • Home
  • Internasional

Gencatan Senjata Gaza Ditunda, Israel Salahkan Hamas

Redaksi Radarpku

Senin, 20 Januari 2025 09:20:30 WIB
Cetak
Gencatan Senjata Gaza Ditunda, Israel Salahkan Hamas
RADARPEKANBARU.COM - Gencatan senjata dan pembebasan sandera di Jalur Gaza yang harusnya mulai berlaku pada Minggu pagi, 19 Januari 2024 dilaporkan telah ditunda.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Laksamana Muda Daniel Hagari memutuskan menunda gencatan senjata karena Hamas gagal memberikan nama-nama sandera yang akan dibebaskan pada fase pertama.

"Menurut Perdana Menteri (Benjamin Netanyahu), gencatan senjata tidak akan berlaku selama Hamas tidak memenuhi komitmennya terhadap perjanjian tersebut," kata Hagari, seperti dimuat CBS News.

Dia bahkan mengancam akan terus melanjutkan operasi militernya di Gaza sampai Hamas memenuhi syarat untuk gencatan senjata.

"Militer Israel terus menyerang, bahkan sekarang, di dalam arena Gaza," dan akan melakukannya sampai Hamas mematuhi perjanjian tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Hamas mengatakan bahwa mereka masih berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan minggu lalu, tetapi tidak ada indikasi berapa lama implementasi perjanjian tersebut dapat ditunda.

Unggahan Menteri luar negeri Qatar, Majid al-Ansari pada hari Sabtu, 18 Januari 2025 menyebut gencatan senjata harusnya dimulai pukul 8:30 pagi waktu setempat di Gaza, hari Minggu ini. Ia meminta kedua pihak berhati-hati saat perjanjian mulai berlaku dan menunggu arahan dari pejabat.

Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian memperingatkan bahwa gencatan senjata tidak akan dilanjutkan kecuali Israel menerima nama-nama sandera yang akan dibebaskan, seperti yang telah disepakati.

"Israel tidak akan menoleransi pelanggaran perjanjian. Hamas bertanggung jawab sepenuhnya," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan PM Israel muncul hampir tiga jam setelah Israel berharap menerima nama-nama tersebut, yang akan diberikan Hamas kepada mediator Qatar. Tidak ada tanggapan langsung dari Hamas atau Qatar.

Sabtu dini hari waktu setempat, Kabinet Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Menurut draf perjanjian, kesepakatan gencatan senjata terdiri dari tiga fase, yang masing-masing berlangsung selama 42 hari.

Hamas akan mulai membebaskan sandera pada hari pertama, awalnya mengembalikan tiga sandera ke Israel. Pada hari ketujuh, Hamas akan membebaskan empat sandera.

Setelah itu, Hamas akan membebaskan tiga sandera yang diambil dari Israel setiap tujuh hari, dimulai dengan yang masih hidup dan kemudian melanjutkan dengan mengembalikan jenazah mereka yang telah meninggal.

Secara total, Hamas akan membebaskan 33 sandera wanita dan anak-anak selama fase pertama, serta sandera yang berusia di atas 50 tahun.

Seorang warga Amerika akan menjadi salah satu sandera yang dibebaskan pada tahap ini.

Sisa sandera, termasuk tentara pria, akan dibebaskan pada tahap kedua yang akan dinegosiasikan selama tahap pertama. Hamas mengatakan tidak akan membebaskan tawanan yang tersisa tanpa gencatan senjata yang langgeng dan penarikan penuh Israel.

Rencana tersebut mengatakan bahwa selama tahap pertama, sekitar 1.900 tahanan Palestina akan dibebaskan, sebagai ganti 33 sandera Israel, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Di antara para tahanan tersebut, 1.167 adalah penduduk Gaza yang ditahan oleh Israel tetapi tidak terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023. Semua wanita dan anak-anak di bawah 19 tahun dari Gaza yang ditahan oleh Israel akan dibebaskan selama tahap ini.

Selain itu, selama fase pertama, pasukan Israel akan mundur ke zona penyangga selebar sekitar satu kilometer di dalam Gaza, di sepanjang perbatasannya dengan Israel.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Karoline Leavitt Mundur sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:31:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:40:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Amerika Serikat menjadi .

Internasional

Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:25:34 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Topan Dolphin menerjang pesisir.

Internasional

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17:10 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
16 Agustus 2026
Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
15 Agustus 2026
Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
15 Agustus 2026
Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
15 Agustus 2026
Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
15 Agustus 2026
Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
15 Agustus 2026
Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS
15 Agustus 2026
DPRD Riau Umumkan Anggota KI dan KPID Terpilih, Ini Daftarnya
14 Agustus 2026
CPNS Khusus Guru Bakal Dibuka Tahun Ini
14 Agustus 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Tegaskan Pemprov Tak Punya Andil Apa-apa
14 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
  • 2 Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
  • 3 Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
  • 4 Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
  • 5 Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
  • 6 Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
  • 7 Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com