Sengketa Dagang Tiongkok-UE Memanas
Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan pada Kamis 9 Januari 2025, bahwa penerapan Peraturan Subsidi Asing (Foreign Subsidies Regulation/FSR) oleh UE mendiskriminasi perusahaan Tiongkok dan menciptakan hambatan dalam perdagangan dan investasi.
Kecaman ini muncul setelah UE meluncurkan penyelidikan antisubsidi terhadap impor kendaraan listrik (EV) dari Tiongkok pada Oktober 2023. Penyelidikan ini bertujuan untuk menentukan apakah subsidi pemerintah Tiongkok memberikan keuntungan tidak adil bagi produsen EV Tiongkok di pasar UE.
Sebagai tanggapan, Beijing meluncurkan penyelidikan terhadap praktik perdagangan dan investasi UE pada Juli 2024.
"Prosedur investigasi tersebut tidak terbuka dan transparan dan menimbulkan ketidakpastian seputar partisipasi perusahaan yang menjadi target penyelidikan. Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan diancam dengan denda jika mereka menolak untuk bekerja sama," menurut kementerian, seperti dikutip dari RT, Jumat 10 Januari 2025
Sebagai respons atas tindakan UE, Tiongkok telah memberlakukan tarif sementara pada brendi asal UE dan mengancam akan menaikkan tarif pada mobil berbahan bakar minyak dengan mesin berkapasitas besar.
Selain itu, Tiongkok telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas dugaan proteksionisme perdagangan yang diterapkan oleh UE.(rml)
Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
RADARPEKANBARU.COM - .
AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4
RADARPEKANBARU.COM - Amerika Serikat menjadi .
Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi
RADARPEKANBARU.COM - Topan Dolphin menerjang pesisir.








