PILIHAN +INDEKS
Kaget, Dewan Riau Minta Dana BOS di Yayasan Cendana Diaudit
Ade Hartati Rahmat, Anggota Komisi E DPRD Riau
RADARPEKANBARU.COM - Komisi E DPRD Riau dibuat kaget atas banyaknya siswa-siswi yang sekolah di Yayasan Cendana (binaan PT Chevron) menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tiap tahunnya.
"Ini jelas buat kita kaget, masak siswa-siswi yang sekolah di Yayasan Cendana mendapatkan dana BOS juga, yayasan binaan Chevron lho," kata Ade Hartati Rahmat, Anggota Komisi E DPRD Riau kepada wartawan, Kamis (25/11/14).
Secara regulasi, sebut ketua Fraksi PAN DPRD Riau ini, tidak ada aturan yang melarang penerimaan dana BOS ini. Tapi secara etika moral, apa yang dilakukan pihak yayasan tidak mencerminkan hal yang baik.
"Semestinya seperti sekolah Santa Maria, mereka menolak bantuan BOS karena mereka anggap sekolahnya mampu melakukan kegiatan di sekolahnya. Yayasan Cendana mesti seperti itu," ungkapnya.
Untuk itu, mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru ini meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar melakukan audit semua dana BOS yang sudah dialokasikan ke sekolah-sekolah, khususnya sekolah yang bersifat yayasan atau swasta.
"Kita minta penggunaan dana BOS di Yayasan Cendana diaudit saja. Alihkan saja anggarannya untuk sekolah lain," tutupnya. (rt/rom)
"Ini jelas buat kita kaget, masak siswa-siswi yang sekolah di Yayasan Cendana mendapatkan dana BOS juga, yayasan binaan Chevron lho," kata Ade Hartati Rahmat, Anggota Komisi E DPRD Riau kepada wartawan, Kamis (25/11/14).
Secara regulasi, sebut ketua Fraksi PAN DPRD Riau ini, tidak ada aturan yang melarang penerimaan dana BOS ini. Tapi secara etika moral, apa yang dilakukan pihak yayasan tidak mencerminkan hal yang baik.
"Semestinya seperti sekolah Santa Maria, mereka menolak bantuan BOS karena mereka anggap sekolahnya mampu melakukan kegiatan di sekolahnya. Yayasan Cendana mesti seperti itu," ungkapnya.
Untuk itu, mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru ini meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar melakukan audit semua dana BOS yang sudah dialokasikan ke sekolah-sekolah, khususnya sekolah yang bersifat yayasan atau swasta.
"Kita minta penggunaan dana BOS di Yayasan Cendana diaudit saja. Alihkan saja anggarannya untuk sekolah lain," tutupnya. (rt/rom)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Tapung Hulu, Riau — Perkembangan dunia industri dan persaingan kerja yang semakin ketat menuntu.
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Kampar - SMAS Adven Pasir Putih resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPD.
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Kampar - SMAN 6 Tapung resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Aja.
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Kampar - SMAN 2 Kampar Kiri resmi memulai tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru .
Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Kampar Kiri Siapkan PPDB 2026/2027 dengan Semangat Melahirkan Generasi Masa Depan
Kampar- SMAN 1 Kampar Kiri secara resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran.
SMAN 2 Tapung Hulu Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Era Modern
SMAN 2 Tapung Hulu terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu lembaga pendidikan m.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








