Agar perusahaan tidak mengalami kerugian maka perlu dilakukan analisis biaya
Pada era globalisasi sekarang ini, dalam persaingan global secara tidak langsung perusahaan bersaing untuk mempertahankan kehidupan dalam lingkup bisnis, baik itu perusahaan dagang, jasa, maupun industri (manufaktur) akan selalu berusaha berinovasi.

Dhoni pemilik usaha Mata Kayu Art mengatakan bahwa “Mata Kayu Art adalah usaha manufaktur lokal yang memproduksi souvenir dan digital printing yang berbahan dasar kayu pinus”
Mata Kayu Art adalah usaha manufaktur lokal yang memproduksi souvenir dan produk digital printing yang berlokasi di Jl. Merapati Sakti No. 25, Simpang Baru, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.
Dhoni juga mengatakan bahwa “usaha yang sudah dijalankan dari tahun 2018 hingga kini menghasilkan Souvenir dan digital printing berupa berbagai jenis plakat, gantungan kunci, kalender, dll yang ditujukan untuk mahasiswa dan masyarakat umum di berbagai daerah”
Untuk mempertahankan persaingan global manajemen perlu memperhatikan hitungan biaya produksi secara akurat. Oleh karena itu, dalam sebuah kegiatan produksi, perusahaan harus mengukur biaya-biaya yang sudah dikeluarkan sebagai dasar menentukan harga pokok produk, apabila terjadinya keterlambatan pengendalian akan mengakibatkan biaya meningkat dan profitabilitas menurun.
Agar perusahaan tidak mengalami kerugian maka perlu dilakukan analisis biaya. Analisis biaya ini perlu dilakukan agar kita bisa mengetahui dan menghitung biaya-biaya yang dikeluarkan. Analisis perilaku biaya mampu memberikan masukan bagi manajemen dalam proses estimasi biaya produksi. Tujuan analisis perilaku biaya agar perusahaan dapat meningkatkan efesiensi dan efektifitas serta mampu memprediksi perkembangan perusahaan di masa yang akan datang.
Mata Kayu Art masih menerapkan perhitungan harga pokok produk berbasis volume, dimana seluruh biaya selama proses produksi dibebankan pada produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, perusahaan sulit mengambil keputusan dalam menentukan harga pokok produk yang sebenarnya. Dalam proses percetakan banyak aktivitas yang dilalui, perusahaan harus mengklasifikasikan terlebih dahulu biaya-biaya selama proses produksi, seperti menentukan biaya tetap, biaya variabel, dan biaya semi variabel sehingga hal tersebut akan memudahkan dalam menentukan biaya mana yang harus dibebankan langsung ke produk.
Jika perusahaan telah mengklasifikasikan biaya-biaya tersebut maka akan lebih mudah menentukan metode yang tepat untuk digunakan dalam menghitung harga pokok bahan, dan dengan mengklasifikasikan biaya-biaya tersebut maka akan lebih mudah bagi perusahaan dalam mengambil keputusan untuk kepentingan perusahaan di masa yang akan datang.
Dengan memahami adanya perilaku biaya maka diharapkan setiap pebisnis atau akuntan bisa membuat perkiraan potensi apa yang akan terjadi pada perubahan biaya perusahaan di masa depan.
(Febriana Putri)
Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalu.
KPK Tinggalkan Rumah Dinas Sekda Kuansing, Wabup Dijemput Mobil Jazz Merah
RADARPEKANBARU.COM - Tim yang diduga berasal dari Ko.
Riau Tahun Ini Program Penghapusan Denda Pajak Ditiadakan
RADARPEKANBARU.COM - Program penghapusan denda pajak.
Polisi Lalu Lintas di Riau Salurkan 5.357 Paket Bansos
RADARPEKANBARU.COM - Menyambut Hari Bhayangkara ke-8.
Plt Gubri Serahkan Data Tunggakan Pajak, Rp20,7 Miliar Jadi Bidikan Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pendaftar Jalur Domisili SPMB SMPN Pekanbaru Lampaui Kuota
RADARPEKANBARU.COM - Pendaftar jalur domisili mendom.








