• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2813 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2773 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2779 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2761 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2762 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Sulitnya Menutup Aib di Hadapan Manusia, Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha

Redaksi Radarpku

Rabu, 21 Desember 2022 09:08:43 WIB
Cetak
Sulitnya Menutup Aib di Hadapan Manusia, Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha

RADARPEKANBARU.COM - Kisah keteladanan Nabi Yusuf yang diabadikan dalam Alquran mengajarkan sejumlah pelajaran penting. Termasuk peristiwa yang terjadi dengan Zulaikha. 

Salah satu peristiwa paling masyhur tentang keduanya adalah upaya Zulaikha menggoda Nabi Yusuf agar jatuh dalam kemaksiatan hingga diketahui sang suaminya, yakni Qithfir yang bergelar al-Aziz.

Keimanan Nabi Yusuf yang begitu kuat tak bisa digoyahkan dengan rayuan Zulaikha yang merupakan wanita tercantik di Mesir kala itu. 

Sementara, al-Aziz pun mengetahui perbuatan tak terpuji istrinya berdasarkan bukti-bukti yang kuat.

Untuk menjaga kehormatannya sebagai pejabat, al-Aziz memerintahkan Yusuf dan Zulaikha untuk menutup rapat-rapat aib itu agar tidak diketahui orang-orang banyak. 

Namun demikian, aib itu perlahan menyebar ke seluruh kota hingga orang-orang Mesir mengetahui bahwa Zulaikha tergila-gila kepada Yusuf yang merupakan anak angkat sekaligus budaknya.

Menurut pendakwah Ustadzah Munifah Syanwani, di sinilah dahsyatnya gibah atau membicarakan orang lain atau bergosip yang dapat dengan mudah menyebarkan keburukan yang dilakukan seseorang. 

Jika aib yang kecil sekalipun terjadi pada diri kita maka begitu cepat terungkap, begitu cepat tersebar, yang namanya gosip, isu pasti begitu mudah tersebar.

Di mana pun setan berada tidak senang melihat hamba Allah SWT, selalu ingin ikut campur. Ketika kita berbuat baik, kebaikan itu sulit tersebar. Bahkan, masih ada saja pihak yang menutupi bahwa kebaikan itu tak berarti apa pun.

“Tapi, bila ada aib sekecil apa pun, ada pihak yang berusaha membongkar, membuka aib, sehingga tersebar luas. Walau kita berusaha menutupinya, tapi masih ada yang mencari tahu sampai di mana kejelekan itu. Inilah karakter manusia pada umumnya, kata Ustadzah Munifah Syanwani dalam kajian daringnya, dikutip dari dokumentasi Harian Republika, Selasa (20/12/2022).

Ustadzah Munifah menjelaskan dengan cepat perbuatan aib tak terpuji yang dilakukan Zulaikha sampai pada perempuan-perempuan di kalangan bangsawan Mesir. Di mana dari mulut ke mulut perempuan bangsawan Mesir menggunjing Zulaikha karena telah jatuh cinta kepada seorang bujangan yang merupakan anak asuh dan budaknya. 

Zulaikha pun mengetahui bahwa dirinya tengah menjadi bahan pembicaraan banyak orang termasuk para perempuan bangsawan Mesir. 

Zulaikha pun marah karena aibnya ter sebar luas. Tetapi, apa boleh buat, Zulaikha pun ingin membuktikan kepada para perempuan bangsawan itu bahwa perbuatan tidak terpujinya menggoda dan jatuh cinta kepada Nabi Yusuf ada sebabnya, yakni karena Nabi Yusuf memiliki ketampanan yang luar biasa hingga siapa pun perempuan yang melihatnya akan tergoda.

Dan pastinya kalau aib kita diketahui orang lain, dan dibicarakan di masyarakat umum, kemudian kita mendengar aib itu dari orang lain maka pasti kita akan emosi, amarah, jengkel.

“Boleh dikata, kita akan mengumpat orang dengan kata-kata kasar tidak senonoh. Meskipun itu benar-benar terjadi pada diri kita, kita akan berusaha mengelak kejadian itu dan kita tutup-utupi. Itu juga yang terjadi pada istri al-Aziz,” kata Ustadzah Munifah. 

Ustadzah Munifah melanjutkan, Zulaikha pada akhirnya mengundang perempuan-perempuan bangsawan Mesir ke kediamannya untuk sebuah pesta jamuan. 

Zulaikha sengaja menyiapkan berbagai hidangan dengan banyak buah-buahan. Perempuan-perempuan bangsawan itu pun duduk rapi sembari mengupas buahbuahan tersebut dengan pisau.

Ustadzah Munifah menuturkan, dalam kondisi tersebut, Zulaikha memanggil Nabi Yusuf yang sudah didandani dengan rapi untuk menunjukkan dirinya di hadapan para tamu. 

Nabi Yusuf pun mematuhinya dan menampakkan diri di hadapan para perempuan bangsawan Mesir.

Para tamu Zulaikha pun terpesona dengan ketampanan Nabi Yusuf, bahkan secara tak sadar mereka telah melukai tangannya sendiri dengan pisau yang digenggamnya untuk mengupas buah. Ini sebagaimana yang tertulis kisahnya di dalam Alquran.

 “Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): 'Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka.' Maka tatkala wanita-wanita itu me lihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)-nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata, 'Mahasem purna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia'.” (QS Yusuf ayat 31). 

Saat itu, Zulaikha berupaya membela diri atas aibnya yang sudah tersebar luas. Hingga kemudian Zulaikha pun memerintahkan Nabi Yusuf agar tunduk dan menyerahkan diri di hadapannya. 

Namun, Nabi Yusuf tidak mau memenuhi perintah majikannya itu. Justru dia berdoa memohon kepada Allah SWT untuk untuk diselamatkan dan dibebaskan dari belenggu nafsu Zulaikha. Akan tetapi, sebagai konsekuensinya, Nabi Yusuf pun dijebloskan ke penjara.

Ustadzah Munifah menjelaskan, Yusuf lebih mencintai dimasukkan ke dalam penjara daripada terjerumus dalam kemaksiatan. Itu skenario Allah SWT. 

Istri al- Aziz menyampaikan kepada suaminya bahwa Yusuf membangkang, tidak taat, harus diberi hukuman.   (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Bersegera dalam Kebaikan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:17:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

Dakwatuna

Akhlak Rasulullah Ubah Rasa Benci Jadi Cinta

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:18:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Adi bin Hatim adalah kepala suk.

Dakwatuna

Cara Meraih Surga Menurut Ulama Sufi Syekh Hatim Al-Asham

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:26:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jalan menuju.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
01 Juli 2026
Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
01 Juli 2026
Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
01 Juli 2026
Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya
01 Juli 2026
HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis
01 Juli 2026
Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela
01 Juli 2026
Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis
30 Juni 2026
KPK Tinggalkan Rumah Dinas Sekda Kuansing, Wabup Dijemput Mobil Jazz Merah
30 Juni 2026
Riau Tahun Ini Program Penghapusan Denda Pajak Ditiadakan
30 Juni 2026
Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?
30 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
  • 2 Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
  • 3 Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
  • 4 Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya
  • 5 HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis
  • 6 Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela
  • 7 Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com