• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2161 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4502 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4522 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4477 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4585 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Sulitnya Menutup Aib di Hadapan Manusia, Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha

Redaksi Radarpku

Rabu, 21 Desember 2022 09:08:43 WIB
Cetak
Sulitnya Menutup Aib di Hadapan Manusia, Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha

RADARPEKANBARU.COM - Kisah keteladanan Nabi Yusuf yang diabadikan dalam Alquran mengajarkan sejumlah pelajaran penting. Termasuk peristiwa yang terjadi dengan Zulaikha. 

Salah satu peristiwa paling masyhur tentang keduanya adalah upaya Zulaikha menggoda Nabi Yusuf agar jatuh dalam kemaksiatan hingga diketahui sang suaminya, yakni Qithfir yang bergelar al-Aziz.

Keimanan Nabi Yusuf yang begitu kuat tak bisa digoyahkan dengan rayuan Zulaikha yang merupakan wanita tercantik di Mesir kala itu. 

Sementara, al-Aziz pun mengetahui perbuatan tak terpuji istrinya berdasarkan bukti-bukti yang kuat.

Untuk menjaga kehormatannya sebagai pejabat, al-Aziz memerintahkan Yusuf dan Zulaikha untuk menutup rapat-rapat aib itu agar tidak diketahui orang-orang banyak. 

Namun demikian, aib itu perlahan menyebar ke seluruh kota hingga orang-orang Mesir mengetahui bahwa Zulaikha tergila-gila kepada Yusuf yang merupakan anak angkat sekaligus budaknya.

Menurut pendakwah Ustadzah Munifah Syanwani, di sinilah dahsyatnya gibah atau membicarakan orang lain atau bergosip yang dapat dengan mudah menyebarkan keburukan yang dilakukan seseorang. 

Jika aib yang kecil sekalipun terjadi pada diri kita maka begitu cepat terungkap, begitu cepat tersebar, yang namanya gosip, isu pasti begitu mudah tersebar.

Di mana pun setan berada tidak senang melihat hamba Allah SWT, selalu ingin ikut campur. Ketika kita berbuat baik, kebaikan itu sulit tersebar. Bahkan, masih ada saja pihak yang menutupi bahwa kebaikan itu tak berarti apa pun.

“Tapi, bila ada aib sekecil apa pun, ada pihak yang berusaha membongkar, membuka aib, sehingga tersebar luas. Walau kita berusaha menutupinya, tapi masih ada yang mencari tahu sampai di mana kejelekan itu. Inilah karakter manusia pada umumnya, kata Ustadzah Munifah Syanwani dalam kajian daringnya, dikutip dari dokumentasi Harian Republika, Selasa (20/12/2022).

Ustadzah Munifah menjelaskan dengan cepat perbuatan aib tak terpuji yang dilakukan Zulaikha sampai pada perempuan-perempuan di kalangan bangsawan Mesir. Di mana dari mulut ke mulut perempuan bangsawan Mesir menggunjing Zulaikha karena telah jatuh cinta kepada seorang bujangan yang merupakan anak asuh dan budaknya. 

Zulaikha pun mengetahui bahwa dirinya tengah menjadi bahan pembicaraan banyak orang termasuk para perempuan bangsawan Mesir. 

Zulaikha pun marah karena aibnya ter sebar luas. Tetapi, apa boleh buat, Zulaikha pun ingin membuktikan kepada para perempuan bangsawan itu bahwa perbuatan tidak terpujinya menggoda dan jatuh cinta kepada Nabi Yusuf ada sebabnya, yakni karena Nabi Yusuf memiliki ketampanan yang luar biasa hingga siapa pun perempuan yang melihatnya akan tergoda.

Dan pastinya kalau aib kita diketahui orang lain, dan dibicarakan di masyarakat umum, kemudian kita mendengar aib itu dari orang lain maka pasti kita akan emosi, amarah, jengkel.

“Boleh dikata, kita akan mengumpat orang dengan kata-kata kasar tidak senonoh. Meskipun itu benar-benar terjadi pada diri kita, kita akan berusaha mengelak kejadian itu dan kita tutup-utupi. Itu juga yang terjadi pada istri al-Aziz,” kata Ustadzah Munifah. 

Ustadzah Munifah melanjutkan, Zulaikha pada akhirnya mengundang perempuan-perempuan bangsawan Mesir ke kediamannya untuk sebuah pesta jamuan. 

Zulaikha sengaja menyiapkan berbagai hidangan dengan banyak buah-buahan. Perempuan-perempuan bangsawan itu pun duduk rapi sembari mengupas buahbuahan tersebut dengan pisau.

Ustadzah Munifah menuturkan, dalam kondisi tersebut, Zulaikha memanggil Nabi Yusuf yang sudah didandani dengan rapi untuk menunjukkan dirinya di hadapan para tamu. 

Nabi Yusuf pun mematuhinya dan menampakkan diri di hadapan para perempuan bangsawan Mesir.

Para tamu Zulaikha pun terpesona dengan ketampanan Nabi Yusuf, bahkan secara tak sadar mereka telah melukai tangannya sendiri dengan pisau yang digenggamnya untuk mengupas buah. Ini sebagaimana yang tertulis kisahnya di dalam Alquran.

 “Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): 'Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka.' Maka tatkala wanita-wanita itu me lihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)-nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata, 'Mahasem purna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia'.” (QS Yusuf ayat 31). 

Saat itu, Zulaikha berupaya membela diri atas aibnya yang sudah tersebar luas. Hingga kemudian Zulaikha pun memerintahkan Nabi Yusuf agar tunduk dan menyerahkan diri di hadapannya. 

Namun, Nabi Yusuf tidak mau memenuhi perintah majikannya itu. Justru dia berdoa memohon kepada Allah SWT untuk untuk diselamatkan dan dibebaskan dari belenggu nafsu Zulaikha. Akan tetapi, sebagai konsekuensinya, Nabi Yusuf pun dijebloskan ke penjara.

Ustadzah Munifah menjelaskan, Yusuf lebih mencintai dimasukkan ke dalam penjara daripada terjerumus dalam kemaksiatan. Itu skenario Allah SWT. 

Istri al- Aziz menyampaikan kepada suaminya bahwa Yusuf membangkang, tidak taat, harus diberi hukuman.   (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
09 Oktober 2026
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
09 Oktober 2026
Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
09 Oktober 2026
400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
09 Oktober 2026
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
  • 2 4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
  • 3 Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
  • 4 Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
  • 5 400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
  • 6 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com