PILIHAN +INDEKS
Realisasi APBD 2014 Masih 41,65 Persen
Wako : Jangan Ada Yang Santai
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Hingga triwulan ke III ini, realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 Pekanbaru masih rendah. Tercatat, baru 41,65 persen untuk pengerjaan Fisik pada APBD yang jumlahnya mencapai Rp2,75 Triliun tersebut terserap.
Bahkan, untuk penyerapan keuangan hanya 17 persen. Memang salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi karena pengesahan APBD tersebut baru terjadi April yang lalu, namun Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT meminta hal tersebut tidak dijadikan alasan. Untuk itu, Wako meminta sisa waktu hingga akhir tahun ini tidak ada SKPD yang santai lagi.
''Ini bukan prestasi dan juga bukan hal yang buruk. Tapi ini masalah yang harus diselesaikan semua pihak termasuk SKPD sebagai pelaksana. Jangan kambing hitamkan pengesahan APBD yang lambat, tapi bagaimana mengatasi hal ini agar tidak terlambat. Saya minta, sisa waktu hingga akhir tahun ini tidak ada SKPD yang santai lagi. Ingatm mereka punya tanggungjawan dalam hal ini,'' terang Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT Kamis (18/9).
Dari laporan yang diterima Wako, memang tidak semua SKPD yang realisasinya masih dibawah 40 persen. Namun ada juga beberapa SKPD yang realisasinya sudah diatas 40 persen. Untuk SKPD yang realisasinya masih dibawah diminta untuk bisa memaksimalkan waktu yang singkat ini agar tidak ada sipla yang besar jelang akhir tahun nanti.
Selain itu, Wako juga meminta kepada SKPD yang tidak mampu agar segera melaporkan diri, karena dengan itu ada pertimbangan untuk melekatkan posisinya ke tempat yang lebih layak.
''Dengan sisa waktu 3,5 bulan lagi, tetap harus optimis pengerjaan fisik mencapai 100 persen bisa direalisasi. Apalagi saat ini tidak ada keluhan dari SKPD , sehingga pengerjaan berjalan aman dan lancar," terangnya.
Bahkan, untuk penyerapan keuangan hanya 17 persen. Memang salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi karena pengesahan APBD tersebut baru terjadi April yang lalu, namun Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT meminta hal tersebut tidak dijadikan alasan. Untuk itu, Wako meminta sisa waktu hingga akhir tahun ini tidak ada SKPD yang santai lagi.
''Ini bukan prestasi dan juga bukan hal yang buruk. Tapi ini masalah yang harus diselesaikan semua pihak termasuk SKPD sebagai pelaksana. Jangan kambing hitamkan pengesahan APBD yang lambat, tapi bagaimana mengatasi hal ini agar tidak terlambat. Saya minta, sisa waktu hingga akhir tahun ini tidak ada SKPD yang santai lagi. Ingatm mereka punya tanggungjawan dalam hal ini,'' terang Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT Kamis (18/9).
Dari laporan yang diterima Wako, memang tidak semua SKPD yang realisasinya masih dibawah 40 persen. Namun ada juga beberapa SKPD yang realisasinya sudah diatas 40 persen. Untuk SKPD yang realisasinya masih dibawah diminta untuk bisa memaksimalkan waktu yang singkat ini agar tidak ada sipla yang besar jelang akhir tahun nanti.
Selain itu, Wako juga meminta kepada SKPD yang tidak mampu agar segera melaporkan diri, karena dengan itu ada pertimbangan untuk melekatkan posisinya ke tempat yang lebih layak.
''Dengan sisa waktu 3,5 bulan lagi, tetap harus optimis pengerjaan fisik mencapai 100 persen bisa direalisasi. Apalagi saat ini tidak ada keluhan dari SKPD , sehingga pengerjaan berjalan aman dan lancar," terangnya.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau memata.
Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) R.
340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 340 titik panas (hotsp.
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
RADARPEKANBARU.COM - Meningkatnya kualitas infrastru.
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan flyover di .
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
RADARPEKANBARU.COM - Tekanan kenaikan harga barang d.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








