PILIHAN +INDEKS
Razia, 16 PNS Tertangkap Saat Jam Kerja, Gawatnya Ada yang Berasal dari Kampar
Ilustrasi Razia
RADARPEKANBARU.COM - Dunia Pemerintahan Provinsi Riau kembali dibuat malu. Sebanyak 16 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup kerja yang berbeda kembali terjaring razia Satpol PP Provinsi Riau.
Razia yang dilakukan pada Rabu (27/8/2014) di banyak titik memaksa petugas Satpol PP mengamankan 16 pegawai tersebut. Beberapa titik lokasi yang dirazia antara lain Pusat Perbelanjaan Senapelan, Pasar Bawah, Pasar Buah, Mal Ciputra, Mal Citra Plaza dan Mal SKA.
Namun ternyata, 16 PNS tersebut bukan dari satu pemerintahan saja, yakni dari satker di Lingkungan Pemprov Riau, Kota Pekanbaru dan Kampar. Selanjutnya seluruh pegawai yang bersangkutan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing-masing.
"Mereka didata dan diserahkan ke BKD masing-masing untuk diproses. Ini merupakan razia yang kesekian kalinya," kata Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Noverius.
Khusus pegawai di Lingkungan Pemprov Riau yang tertangkap, berarti memang tidak mempedulikan imbauan dari Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun. Dimana sebagai pelayan masyarakat dengan gaji dan tunjangan yang besar, harus bisa memaksimalkan diri untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat dan pemerintah.
"Masih banyak pegawai yang kurang patuh, sebagaimana ditegaskan dalam PP 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai. Tempat-tempat yang sering dijadikan untuk nongkrong atau belanja pegawai akan kita telusuri terus," tegasnya.(rp/gr)
Razia yang dilakukan pada Rabu (27/8/2014) di banyak titik memaksa petugas Satpol PP mengamankan 16 pegawai tersebut. Beberapa titik lokasi yang dirazia antara lain Pusat Perbelanjaan Senapelan, Pasar Bawah, Pasar Buah, Mal Ciputra, Mal Citra Plaza dan Mal SKA.
Namun ternyata, 16 PNS tersebut bukan dari satu pemerintahan saja, yakni dari satker di Lingkungan Pemprov Riau, Kota Pekanbaru dan Kampar. Selanjutnya seluruh pegawai yang bersangkutan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing-masing.
"Mereka didata dan diserahkan ke BKD masing-masing untuk diproses. Ini merupakan razia yang kesekian kalinya," kata Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Noverius.
Khusus pegawai di Lingkungan Pemprov Riau yang tertangkap, berarti memang tidak mempedulikan imbauan dari Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun. Dimana sebagai pelayan masyarakat dengan gaji dan tunjangan yang besar, harus bisa memaksimalkan diri untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat dan pemerintah.
"Masih banyak pegawai yang kurang patuh, sebagaimana ditegaskan dalam PP 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai. Tempat-tempat yang sering dijadikan untuk nongkrong atau belanja pegawai akan kita telusuri terus," tegasnya.(rp/gr)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau.
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekan.
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
KUANSING - Polemik hukum antara DT Darwis dan konten kreator Polda Sitanggang me.
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
RADARPEKANBARU.COM - Bandar Udara Internasional Sult.
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
RADARPEKANBARU.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbar.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








