• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3605 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3591 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3564 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3648 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3580 Kali

  • Home
  • Internasional

India Jadi Negara dengan Angka Kasus Pemerkosaan Tinggi

Redaksi Radarpku

Sabtu, 07 Desember 2019 09:41:05 WIB
Cetak
India Jadi Negara dengan Angka Kasus Pemerkosaan Tinggi
ilustrasi internet

NEW DELHI -- Tingkat pemerkosaan di India terbilang cukup tinggi. Pada 2016, terdapat sekitar 19 rib kasus pemerkosaan di negara tersebut. Dengan demikian, terdapat sekitar 50 kasus pemerkosaan setiap harinya sepanjang 2016.

Lembaga pemerintah yang menghimpun dan menganalisis data tentang kejahatan kriminal di India, The National Crime Records Bureau (NCRB) melaporkan dari 19 ribu kasus pemerkosaan yang terjadi pada 2016, 40 persen korbannya adalah anak-anak. Dari keseluruhan kasus, hanya 28 persen di antaranya yang berhasil dibawa ke pengadilan.

Memasuki 2017, pada Januari hingga Mei terdapat sekitar 836 kasus pemerkosaan yang telah dilaporkan ke polisi. Meski NCRB belum merilis data terkait jumlah kasus pemerkosaan sepanjang 2017, namun diperkirakan angkanya tak akan berbeda jauh dengan tahun 2016.

Ibu Kota India New Delhi menjadi salah satu kota yang cukup tinggi tingkat kasus pemerkosaannya. Laman India Spend yang mengutip data Kepolisian Delhi melaporkan, sejak 2011 hingga 2016, kasus pemerkosaan di kota itu naik 277 persen. Pada 2011, terdapat 572 kasus pemerkosaan di Delhi dan pada 2016 jumlahnya meningkat cukup signifikan yakni menjadi 2.155 kasus.

Anant Kumar Asthana, seorang aktivis dan pengacara yang berbasis di Delhi mengatakan, pelaporan pelanggaran seksual terhadap perempuan telah meningkat dengan penerapan hukum yang lebih ketat. Penerapan hukum ini mencakup Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak-anak dari Pelanggaran Seksual tahun 2012 dan UU Amandemen Hukum Pidana tahun 2013.

UU Perlindungan Anak-anak dari Pelanggaran Seksual salah satu substansinya mewajibkan warga India mengajukan laporan atau pengaduan bila terjadi pelanggaran seksual terhadap anak-anak. Sedangkan UU Amandemen Hukum Pidana memasukkan ketentuan dalam Kitab Acara Hukum Pidana bahwa pengaduan pidana bersifat seksual harus dicatat oleh polisi wanita. Selain itu, UU ini menetapkan hukuman penjara antara enam bulan dan dua tahun bagi pegawai negeri yang gagal mendaftarkan keluhan atas pelanggaran yang disengaja.

"Dengan undang-undang yang lebih ketat yang disahkan, kesadaran publik dibuat, dan media melaporkan lebih banyak kasus kekerasan seksual. Pelaporan kasus telah meningkat, tetapi ini masih jauh dari perwakilan jumlah kasus yang terjadi," ujar Preethi Pinto, Koordinator Program Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak-anak yang berbasis di Mumbai.

Kendati tingkat pelaporan kasus pemerkosaan meningkat, namun tingkat kepercayaan publik terkait penanganan kasus ini masih cukup rendah. Ashtana berpendapat rendahnya tingkat kepercayaan publik terkait penanganan kasus pemerkosaan salah satunya disebabkan oleh sedikitnya kasus terdaftar yang dapat dibuktikan di pengadilan.

"Tapi ini juga bisa berarti bahwa polisi tidak mampu melakukan investigasi yang baik atau bahwa korban tidak mendapatkan perwakilan hukum yang berkualitas selama persidangan. Apa pun alasannya, keyakinan yang menurun menyebabkan kekhawatiran dan harus diperiksa untuk alasan yang mungkin," ujar Ashtana. 

Sedangkan Pinto berpendapat pencegahan kekerasan seksual yang jumlahnya cukup tinggi di India adalah proses jangka panjang. Salah satu cara terpenting untuk melakukannya adalah mengubah perilaku individu dan masyarakat dengan menanamkan pengertian yang sehat tentang kesetaraan gender dan maskulinitas, terutama kepada anak-anak.

Kasus teranyar yang menyita perhatian publik India adalah kasus pemerkosaan wanita berusia 27 tahun yang berprofesi sebagai dokter hewan. Polisi India menembak mati empat tersangka kasus pemerkosaan di Hyderabad, Telangana, India, Jumat (6/12). India Today melaporkan mereka ditembak karena berupaya melarikan diri saat hendak menjalani proses rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan kepolisian, korban diperkosa secara bergiliran di tempat tersembunyi di pinggir jalan tol. Kejadian bermula saat ban mobil yang dikendarai korban mengalami pecah ban. Tak lama kemudian terdapat truk berhenti dan menawarkan bantuan. Truk tersebut tak lain yang ditumpangi para tersangka berusia antara 20 dan 24 tahun.

Alih-alih membantu, keempat tersangka malah menyeret korban ke tempat tersembunyi di pinggir jalan. Mereka kemudian memperkosanya secara bergantian. Setelah itu para tersangka membakar tubuh korban, membungkusnya dengan selimut, dan membuangnya di bawah jembatan.

Jenazahnya ditemukan keesokan harinya pada 28 November. Polisi berhasil keempat pelaku pada 29 November. Mereka diidentifikasi sebagai Mohammad Areef, Jollu Shiva, Jollu Naven, dan Chintakunta Chennakeshavulu. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com