PILIHAN +INDEKS
Wako: Terlalu Dini Untuk Pemekaran Rumbai
RADARPEKANBARU.COM - Wacana segelintir kelompok yang ingin menjadikan wilayah Rumbai sebagai Kota, dianggap merupakan hal yang tak masuk akal. Sebab masih banyak unsur yang belum dimiliki, ketika hendak ingin memekarkan Kecamatan menjadi Kabupaten atau Kota.
"Saya katakan kalau wacana boleh-boleh saja. Tapi kalau kita mempedomani regulasi serta aturan yang ada, ini masih jauh dari kata layak," kata Walikota Pekanbaru Firdaus MT, kepada radarpekanbaru.com, Kamis (17/7/14).
Menurutnya, jika niat menjadikan Rumbai sebagai Kota tersendiri, dengan kondisi dan situasi seperti saat ini, itu merupakan hal yang terlalu dini.
Bukan hanya itu saja, Wako menjelaskan berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat, dalam membatasi pemekaran Wilayah, sesungguhnya Rumbai masih jauh dari kata layak.
"Pemerintah Pusat mengevaluasi wilayah-wilayah yang sudah mekar itu, apakah bisa menghidupkan wilayahnya sendiri atau tidak. Karena banyak wilayah yang sudah dimekarkan itu bahkan APBDnya hanya bisa bayar gaji saja. Dan tak bisa membangun. Kalau sudah begitu, tentu tidak membawa manfaat bagi masyarakat," ujar Wako menjelaskan.
"Jadi ini tak usahlah terlalu jauh melihat. Contoh saja Rodas (Rokan darussalam, red) sudah lebih 5 tahun pegajuannya. Malahan sudah dibahas oleh DPR-RI, sampai hari ni belum juga dimekarkan. Sama halnya Juga memekarkan Insel (Indragiri selatan, red) belum juga dimekarkan," ulasnya.
Maka dari itu, lanjut Firdaus lagi, jika hanya sebatas wacana dan pemikiran saja untuk menjadikan Rumbai sebagai Kota silahkan saja. Karena sekali lagi, Wako mengangap itu sebagai suatu kreativitas. (ram)
"Saya katakan kalau wacana boleh-boleh saja. Tapi kalau kita mempedomani regulasi serta aturan yang ada, ini masih jauh dari kata layak," kata Walikota Pekanbaru Firdaus MT, kepada radarpekanbaru.com, Kamis (17/7/14).
Menurutnya, jika niat menjadikan Rumbai sebagai Kota tersendiri, dengan kondisi dan situasi seperti saat ini, itu merupakan hal yang terlalu dini.
Bukan hanya itu saja, Wako menjelaskan berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat, dalam membatasi pemekaran Wilayah, sesungguhnya Rumbai masih jauh dari kata layak.
"Pemerintah Pusat mengevaluasi wilayah-wilayah yang sudah mekar itu, apakah bisa menghidupkan wilayahnya sendiri atau tidak. Karena banyak wilayah yang sudah dimekarkan itu bahkan APBDnya hanya bisa bayar gaji saja. Dan tak bisa membangun. Kalau sudah begitu, tentu tidak membawa manfaat bagi masyarakat," ujar Wako menjelaskan.
"Jadi ini tak usahlah terlalu jauh melihat. Contoh saja Rodas (Rokan darussalam, red) sudah lebih 5 tahun pegajuannya. Malahan sudah dibahas oleh DPR-RI, sampai hari ni belum juga dimekarkan. Sama halnya Juga memekarkan Insel (Indragiri selatan, red) belum juga dimekarkan," ulasnya.
Maka dari itu, lanjut Firdaus lagi, jika hanya sebatas wacana dan pemikiran saja untuk menjadikan Rumbai sebagai Kota silahkan saja. Karena sekali lagi, Wako mengangap itu sebagai suatu kreativitas. (ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan .
Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
RADARPEKANBARU.COM - Wanita menjadi korban dugaan ak.
Tanpa Menunggu APBD, Ketua Fraksi NASDEM DPRD Kampar Eko Sutrisno, Gerakkan Gotong Royong Perbaiki Jalan Lipatkain-Gema Kampar Kiri.
Radarpekanbaru.com – Melalui Inisiatif yang digera.
Fraksi PKB DPRD Kampar Inisiasi Ranperda Beasiswa Daerah, Wujudkan Kepastian Hukum Pendidikan dan Dukung RPJMD Kabupaten Kampar
Radarpekanbaru.com – Komitmen DPRD Kabupaten Kampa.
Setujui Ranperda APBD 2025, Seluruh Fraksi DPRD Kampar Minta Anggaran Harus Berpihak ke Rakyat
Radarpekanbaru.com – Seluruh fraksi di DPRD Kabupa.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








