• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2955 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2928 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2907 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2905 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2903 Kali

  • Home
  • Internasional

Serangan Drone AS Tewaskan 30 Petani di Afghanistan

Redaksi Radarpku

Jumat, 20 September 2019 09:31:43 WIB
Cetak
Serangan Drone AS Tewaskan 30 Petani di Afghanistan

ALALABAD -- Serangan pesawat tanpa awak (drone) milik Amerika Serikat yang dimaksudkan untuk menyerang markas ISIS di Afghanistan justru menewaskan 30 warga sipil. Para korban itu merupakan para petani kacang pinus yang tengah beristirahat setelah lelah seharian bekerja. Serangan tersebut terjadi pada Rabu (18/9) malam waktu setempat. Selain menewasan 30 orang, drone melukai 40 orang warga sipil secara tidak sengaja. Mereka baru saja selesai mengumpulkan kacang pinus di pegunungan Wazir Tangi, Provinsi Nangarhar Timur, Afghanistan.

 

Tiga pejabat Afghanistan membenarkan informasi tersebut. "Para pekerja sedang menyalakan api unggu untuk duduk bersama ketika sebuah drone menargetkan mereka," kata Kepala Suku setempat, Malik Rahat Gul, kepada Reuters. Kementerian Pertahanan Afghanistan dan seorang pejabat senior AS di Kabul mengkonfirmasi serangan tersebut. Namun, tidak menyebutkan secara rinci warga sipil yang menjadi korban.

 

"Pasukan AS melakukan serangan menggunakan drone terhadap teroris di IS di Nangarhar. Kami menyadari tuduhan kematian salah sasaran. Kami akan bekerja sama dengan pejabat setempat untuk menentukan fakta," kata Juru Bicara AS, Sonny Legget. Seperti diketahui, sekitar 14 ribu tentara AS saat ini tengah berada di Afghanistan. Mereka melatih pasukan keamanan Afghanistan dan melakukan operasi kontra-pemberontakan melawan pasukan ISIS dan gerakan Taliban.

 

Salah satu warga Nangarhar, Haidah Khan yang memiliki ladang kacang pinus mengatakan, ada sekitar 150 pekerja pada waktu penyerangan yang tengah memanen pinus. Beberapa petani dinyatakan hilang, sebagian lagi terkonfirmasi menderita luka-luka dan meninggal dunia. Salah seorang yang selamat dari serangan itu menyatakan, sekitar 200 buruh tengah tidur di lima tenda yang berdekatan. "Beberapa dari kami berhasil melarikan diri. Beberapa terluka tapi banyak yang terbunuh," kata salah seorang saksi, Juma Gul kepada Reuters.

 

Akibat serangan yang diduga salah sasaran tersebut, warga Provinsi Nangarhar Timur menuntut permintaan maaf dan kompensasi dari pemerintah AS. "Kesalahan seperti itu tidak bisa dibenarkan. Pasukan Amerika harus menyadari, mereka tidak akan pernag memenangkan perang dengan membunuh warga sipil yang tidak berdosa," kata salah seorang warga, Javed Mansur.

 

Sementara itu, Juru Bicara Provinsi Nangarha Timur, Attaullah Khogyani, mengatatakan, serangan udara yang dimaksudkan memang untuk menargetkan gerilyawan IS. Mereka diketahui kerap kali menggunakan lahan pertanian untuk tujuan pelatihan dan rekrutmen anggota. Namun, untuk kali ini, penyerangan salah sasaran.

 

Sebagaimana diketahui, kelompok IS pertama kali muncul di Afghanistan pada tahun 2014. Sejak saat itu, mereka melakukan perlawanan terhadap peemrintah Afghanistan, pasukan AS, bahkan Talibat. Jumlah persis tentaran IS hingga kini sulit dihitung. Namun, AS memperkirakan ada sekitar 2.000 tentara IS di Afghanistan. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:19:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:50:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:07:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Parlemen Iran, Mohammad B.

Internasional

Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
16 Juli 2026
Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
16 Juli 2026
29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
16 Juli 2026
Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
16 Juli 2026
Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
16 Juli 2026
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
16 Juli 2026
Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
15 Juli 2026
Wakil Bupati Purworejo Resmi Buka TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur
15 Juli 2026
Berantas Penambangan Ilegal, Polisi Tertibkan Aktivitas PETI di Sepanjang Sungai Kuantan
15 Juli 2026
Orang Tua Diminta Lapor Jika Ada Perpeloncoan Saat MPLS di Pekanbaru
15 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
  • 2 Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
  • 3 29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
  • 4 Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
  • 5 Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
  • 6 Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
  • 7 Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com