• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2183 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4526 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4547 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4498 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4609 Kali

  • Home
  • Internasional

Warga Malaysia: Setiap Tahun Kami Merasakan Asap

Redaksi Radarpku

Kamis, 19 September 2019 12:03:41 WIB
Cetak
Warga Malaysia: Setiap Tahun Kami Merasakan Asap

KUALA LUMPUR -- Sejumlah daerah di Malaysia terdampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kecewa oleh kembalinya kabut asap, rakyat Malaysia tidak berdaya menghadapi udara yang suram. Pada Rabu (18/9) waktu setempat, kualitas udara di 10 wilayah Malaysia berada dalam kisaran sangat tidak sehat. Akibat udara yang tak nyaman, hampir 1.500 sekolah ditutup secara nasional.

 

Pada pukul 15.00 waktu setempat, Shah Alam mencatat Indeks Pencemar Udara (API) 221, tertinggi kedua di negara bagian Selangor setelah Johan Setia di Klang pada 260. Penjaga keamanan yang tinggal di Shah Alam selama 43 tahun, Abu Talip (56 tahun) mengatakan dia hampir tidak bisa bernapas.

 

"Shah Alam selalu dilanda kabut asap. Ini sangat buruk sekitar dua atau tiga tahun yang lalu, tetapi jika Anda bertanya kepada saya, kali ini adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya rasakan," katanya dilansir Channel News Asia, Kamis (19/9). "Kabut asap memang kejadian yang umum di Malaysia sehingga para warganya hanya mengesampingkan dan menyebutnya musim kabut, seperti halnya musim hujan atau musim kemarau. Seharusnya tidak seperti itu sama sekali," ujar Talip.

 

Guru bahasa Inggris dari Shah Alam, Khadijah Ratnam mengatakan aktivitas dan kemajuan siswa terpengaruh ketika sekolah ditutup. "Saya tahu banyak siswa saya sangat senang dengan penutupan sekolah, tetapi kenyataannya adalah kabut itu buruk bagi kesehatan mereka. Dan juga itu mempengaruhi kemajuan kami dalam melaksanakan silabus," katanya.

 

Sementara orang-orang Malaysia jengkel pada kabut lintas-perbatasan, pihak berwenang Indonesia menilai kabut asap yang menyelimuti Semenanjung Malaysia dan Sarawak disebabkan kebakaran di Malaysia. Jakarta juga menyebut perusahaan-perusahaan milik Malaysia di antara pelaku yang membakar tanah mereka di Indonesia.

 

Menteri Malaysia yang mengawasi lingkungan Yeo Bee Yin mengatakan, pemerintah Indonesia harus melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut. Mahasiswa teknik Chow Sim Zhe (22) mengatakan, dia dan teman-teman sekelasnya harus menghadapi kabut asap untuk menghadiri kelas karena universitas tidak ditutup.

 

"Tapi di hari lain salah satu kelas saya dibatalkan karena dosen saya mengalami serangan pernapasan," katanya. Namun, Khadijah mengatakan sebagai orang Malaysia dia marah karena Indonesia yang membuat dampak asap bagi Malaysia. Meurutnya, setiap tahun warga Malaysia mengalami ini.

 

"Selama bertahun-tahun karena menghormati hubungan bilateral mungkin, pemerintah kita hanya mencoba mengelola situasi dengan menutup sekolah dan melakukan penyemaian awan. Tapi berapa lama lagi kita bisa melakukan ini? Saya sudah tua dan saya masih bekerja karena saya harus menjaga keluarga saya.  Situasi ini tidak baik bagi saya dan bagi banyak orang di sini. Saya berharap perdana menteri kami dan para pemimpin Indonesia dapat melakukan sesuatu tentang hal itu" kata Khadija.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 2 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 3 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 4 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 5 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 6 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
  • 7 SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com