• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2955 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2928 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2907 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2905 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2903 Kali

  • Home
  • Internasional

Warga Malaysia: Setiap Tahun Kami Merasakan Asap

Redaksi Radarpku

Kamis, 19 September 2019 12:03:41 WIB
Cetak
Warga Malaysia: Setiap Tahun Kami Merasakan Asap

KUALA LUMPUR -- Sejumlah daerah di Malaysia terdampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kecewa oleh kembalinya kabut asap, rakyat Malaysia tidak berdaya menghadapi udara yang suram. Pada Rabu (18/9) waktu setempat, kualitas udara di 10 wilayah Malaysia berada dalam kisaran sangat tidak sehat. Akibat udara yang tak nyaman, hampir 1.500 sekolah ditutup secara nasional.

 

Pada pukul 15.00 waktu setempat, Shah Alam mencatat Indeks Pencemar Udara (API) 221, tertinggi kedua di negara bagian Selangor setelah Johan Setia di Klang pada 260. Penjaga keamanan yang tinggal di Shah Alam selama 43 tahun, Abu Talip (56 tahun) mengatakan dia hampir tidak bisa bernapas.

 

"Shah Alam selalu dilanda kabut asap. Ini sangat buruk sekitar dua atau tiga tahun yang lalu, tetapi jika Anda bertanya kepada saya, kali ini adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya rasakan," katanya dilansir Channel News Asia, Kamis (19/9). "Kabut asap memang kejadian yang umum di Malaysia sehingga para warganya hanya mengesampingkan dan menyebutnya musim kabut, seperti halnya musim hujan atau musim kemarau. Seharusnya tidak seperti itu sama sekali," ujar Talip.

 

Guru bahasa Inggris dari Shah Alam, Khadijah Ratnam mengatakan aktivitas dan kemajuan siswa terpengaruh ketika sekolah ditutup. "Saya tahu banyak siswa saya sangat senang dengan penutupan sekolah, tetapi kenyataannya adalah kabut itu buruk bagi kesehatan mereka. Dan juga itu mempengaruhi kemajuan kami dalam melaksanakan silabus," katanya.

 

Sementara orang-orang Malaysia jengkel pada kabut lintas-perbatasan, pihak berwenang Indonesia menilai kabut asap yang menyelimuti Semenanjung Malaysia dan Sarawak disebabkan kebakaran di Malaysia. Jakarta juga menyebut perusahaan-perusahaan milik Malaysia di antara pelaku yang membakar tanah mereka di Indonesia.

 

Menteri Malaysia yang mengawasi lingkungan Yeo Bee Yin mengatakan, pemerintah Indonesia harus melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut. Mahasiswa teknik Chow Sim Zhe (22) mengatakan, dia dan teman-teman sekelasnya harus menghadapi kabut asap untuk menghadiri kelas karena universitas tidak ditutup.

 

"Tapi di hari lain salah satu kelas saya dibatalkan karena dosen saya mengalami serangan pernapasan," katanya. Namun, Khadijah mengatakan sebagai orang Malaysia dia marah karena Indonesia yang membuat dampak asap bagi Malaysia. Meurutnya, setiap tahun warga Malaysia mengalami ini.

 

"Selama bertahun-tahun karena menghormati hubungan bilateral mungkin, pemerintah kita hanya mencoba mengelola situasi dengan menutup sekolah dan melakukan penyemaian awan. Tapi berapa lama lagi kita bisa melakukan ini? Saya sudah tua dan saya masih bekerja karena saya harus menjaga keluarga saya.  Situasi ini tidak baik bagi saya dan bagi banyak orang di sini. Saya berharap perdana menteri kami dan para pemimpin Indonesia dapat melakukan sesuatu tentang hal itu" kata Khadija.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:19:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:50:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:07:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Parlemen Iran, Mohammad B.

Internasional

Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
16 Juli 2026
Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
16 Juli 2026
29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
16 Juli 2026
Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
16 Juli 2026
Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
16 Juli 2026
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
16 Juli 2026
Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
15 Juli 2026
Wakil Bupati Purworejo Resmi Buka TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur
15 Juli 2026
Berantas Penambangan Ilegal, Polisi Tertibkan Aktivitas PETI di Sepanjang Sungai Kuantan
15 Juli 2026
Orang Tua Diminta Lapor Jika Ada Perpeloncoan Saat MPLS di Pekanbaru
15 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
  • 2 Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
  • 3 29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
  • 4 Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
  • 5 Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
  • 6 Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
  • 7 Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com