• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3601 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3589 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3562 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3646 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3577 Kali

  • Home
  • Internasional

Di Jepang Ada Pendeta Buddha dari Robot Bisa Berkhotbah dan Berdoa

Redaksi Radarpku

Kamis, 15 Agustus 2019 10:10:33 WIB
Cetak
Di Jepang Ada Pendeta Buddha dari Robot Bisa Berkhotbah dan Berdoa

TOKYO - Sebuah kuil berusia 400 tahun di Jepang berusaha menarik minat masyarakat terhadap Buddhisme dengan menempatkan sebuah pendeta robot. Langkah ini diyakini dapat mengubah persepsi terhadap ajaran Buddha. Namun ada juga kritik yang mengatakan robot itu malah mirip "monster Frankenstein."

 

Robot android ini mengambil wujud dewa pengampunan Buddha dan bisa memberi wejangan-wejangan. Robot pendeta ini bisa ditemui di Kuil Kodaiji di Kyoto. "Robot ini tidak akan pernah mati, akan terus memperbarui dirinya dan berkembang," ujar pendeta Tensho Goto. "Itulah keindahan robot. Ia bisa menyimpan pengetahuan selamanya dan tanpa batas."

 

"Dengan kecerdasan buatan, kami berharap kebijaksanaan (robot) ini akan tumbuh untuk membantu orang mengatasi masalah yang paling sulit sekalipun. Ini mengubah agama Buddha," tambah Goto. Robot berukuran manusia dewasa ini mulai beroperasi awal tahun ini dan mampu menggerakkan badan, lengan, dan kepalanya.

 

Namun hanya tangan, wajah, dan bahunya saja yang dilapisi silikon untuk meniru kulit manusia. Robot ini bisa menempatkan tangannya dalam posisi berdoa dan juga bisa berbicara dengan nada yang menenangkan. Selebihnya orang masih bisa melihat dengan jelas kalau ini bukan manusia sungguhan.

Mengajarkan kasih sayang

Ada kabel dan dan lampu berkedip mengisi rongga tengkorak kepala bagian atas robot ini. Kabel juga mengelilingi dan bergoyang-goyang di sekitar tubuh yang terbuat dari aluminium dan bergender netral ini. Sementara sebuah kamera video kecil yang dipasang di mata kiri melengkapi gambaran aneh robot ini. Orang mungkin akan langsung teringat pada cyborg di film-film fiksi ilmiah Hollywood.

 

Dana nyaris sebesar satu miliar dolar AS pun telah dihabiskan untuk mengembangkan robot yang adalah proyek gabungan kuil Zen dengan profesor robot kenamaan dari Universitas Osaka, Hiroshi Ishiguro. Humanoid yang bernama Mindar ini mengajarkan kasih sayang dan mengingatkan bahayanya hasrat, amarah dan ego. "Anda terlalu mementingkan ego," ujar sang robot mengingatkan para peziarah. "Keinginan duniawi adalah hal yang remeh."

Rangkul kaum muda yang terasing dari agama

Dengan meredupnya pengaruh agama pada kehidupan sehari-hari di Jepang, Goto berharap pendeta robot di Kuil Kodaiji ini akan dapat menjangkau generasi muda dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh para bhikkhu tradisional. "Kaum muda mungkin berpikir kuil adalah tempat untuk pemakaman atau pernikahan," katanya.

 

"Mungkin sulit untuk merasa terhubung dengan pendeta seperti saya, tapi mudah-mudahan robot bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menjembatani celah itu. Kami ingin orang melihat robot dan berpikir tentang esensi ajaran Buddha." Goto bersikeras bahwa Mindar bukanlah usaha tipu daya untuk meningkatkan pendapatan dari kunjungan wisatawan.

 

"Robot ini mengajarkan kita cara mengatasi rasa sakit," katanya. "Ia hadir di sini untuk menyelamatkan siapa pun yang mencari bantuan." Droid yang saleh ini pun bisa menyampaikan wejangan dari Sutra Hati dalam bahasa Jepang, dengan terjemahan dalam bahasa Inggris dan Cina yang diproyeksikan ke layar untuk pengunjung asing.

 

"Tujuan ajaran Buddha adalah untuk meringankan penderitaan," kata Goto. "Masyarakat modern menderita berbagai jenis stres, tetapi tujuan (Buddha) tidak benar-benar berubah selama lebih dari 2.000 tahun."

Disukai orang Jepang, dikritik barat

Sebuah survei Universitas Osaka baru-baru ini menunjukkan berbagai umpan balik dari mereka yang telah berinteraksi dengan robot ini. Banyak yang merasa terkejut dengan pengalaman mereka. "Saya merasakan kehangatan yang tidak akan Anda rasakan dari mesin biasa," kata salah seorang yang disurvei.

 

"Awalnya terasa agak tidak wajar, tetapi robot ini mudah diikuti," ujar seorang pengunjung kuil lainnya. "Itu membuat saya berpikir mendalam tentang hal yang benar dan salah." Namun yang lain merasa kurang yakin, beberapa bersikeras bahwa robot itu terlalu "palsu." "Khotbahnya terasa tidak nyaman," keluh seorang pengunjung yang datang untuk berdoa. "Ekspresi robot sepertinya terlalu direkayasa."

 

Kuil Kodaiji juga menghadapi kritik yang kebanyakan berasal dari orang asing karena dianggap merusak kesucian agama. "Orang dari negara barat utamanya menjadi yang paling kesal dengan robot ini," kata Goto, menambahkan bahwa sebagian besar umpan balik positif datang dari pengunjung asal Jepang. "Bisa jadi karena pengaruh Alkitab, tetapi orang Barat membandingkannya dengan monster Frankenstein," tambahnya.

 

"Orang-orang Jepang tidak memiliki prasangka terhadap robot. Kami tumbuh besar dengan komik di mana robot adalah teman kami. Orang barat punya pemikiran berbeda." Goto membantah tuduhan bahwa Kuil Kodaiji, yang baru-baru ini dikunjungi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah melakukan penistaan.

 

"Tentu saja sebuah mesin tidak memiliki jiwa," katanya. "Tapi keyakinan Buddha bukan tentang percaya pada Tuhan. Ini tentang mengikuti jalan Buddha, jadi tidak masalah apakah (jalan) itu diwakili oleh mesin, potongan besi atau sebuah pohon." Kuil ini juga menegaskan bahwa dewa belas kasihan mampu mengubah dirinya sesuka hati dan robot hanyalah wujud inkarnasi terbaru.

 

"Kecerdasan buatan telah berkembang sedemikian rupa sehingga kami pikir logis bagi Buddha untuk berubah jadi robot," kata Goto. "Kami berharap ini bisa menyentuh hati dan pikiran orang-orang." (dtk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com