Para Pengusaha Ritel Modern Kompak Terapkan Kantong Plastik Berbayar
RADARPEKANBARU.COM.Para pengusaha ritel di Tanah Air kompak untuk memberlakukan program kantong plastik tak gratis (berbayar) kepada para konsumen, dan akan diberlakukan mulai Jumat besok, 1 Maret 2019.
Program ini diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap visi pemerintah untuk menekan penggunaan 30 persen dari 70 persen keseluruhan jumlah sampah di Indonesia, merupakan sampah plastik.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey menyebut, komitmen tersebut sudah disepakati antar pengusaha ritel modern untuk mengurangi kantong belanja plastik.
"Langkah ini kami harapkan juga bisa menanggulangi dampak negatif lingkungan yang ditimbulkan dari sampah plastik. Caranya dengan menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) di seluruh gerai ritel modern," katanya seperti dilansir , Kamis, 28 Februari 2019.
Dia menambahkan, adapun besaran biaya kantong plastik yang dikenakan kepada konsumen, atau biaya tambahan untuk kantong plastik paling minimal Rp200/lembar.
Namun asosiasi ini pada prinsipnya membebaskan kepada pemilik ritel untuk mengatur besaran biaya itu, asal tidak keluar dari kebijakan besaran minimal tersebut.
"Kami menyarankan konsumen menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern," katanya. (bpc)
Tinjau MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Respons Kebutuhan Tambahan Ruang Kelas dan Fasilitas
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabumin.
Wako Instruksikan Pejabat Keliling Pekanbaru Naik Motor Pantau Keluhan Warga
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
Prabowo: Indonesia Resmi Stop Impor Solar mulai Juli 2026
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menya.
Data Kemenhut, BRIN, dan KemenLH: Karhutla Riau 2026 Capai 15.477,9 Hektare
RADARPEKANBARU.COM - Luas kebakaran hutan dan lahan .
Pemko Pekanbaru Bentuk Tim, Fokus Tertibkan Gepeng, PKL dan Balap Liar
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
Polda Riau Gerebek Sawmill Ilegal di Kampar, Mandor Jadi Tersangka
RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Krimin.








