PILIHAN +INDEKS
Mendadak Ramai, Warga Tangkap Buaya 2,85 Meter
Warga Bengkalis mendadak ramai ditemukan seekor buaya
BENGKALIS, RADARPEKANBARU.COM - Masyarakat Bukitbatu tepatnya Desa Api-Api mendadak ramai atas penangkapan seekor buaya berukuran 2,85 meter, Kamis (5/6). Penemuan predator air tawar tersebut berasal dari kebun karet milik warga sekitar.
Awalnya salah seorang warga bernama Kamal terkejut ketika melihat seekor buaya dikebun milik warga sekitar pukul 10 pagi, kemudian dibantu dengan warga sekitar mencoba menangkapnya. Setelah sejam lebih akhirnya buaya tersebut mampu dilumpuhkan dengan menggunakan jaring.
"Kemungkinan buaya tersebut kelaparan bang, makanya masuk ke kebun getah warga, karena tak bermaksud untuk membunuhnya jadi kami menangkapnya dengan menggunakan jaring," ungkap Kamal.
Saat ini buaya temuan warga diamankan oleh warga dan diikat dibawah pohon kelapa di depan rumah warga di samping jalan raya, otomatis menarik perhatian warga sekitar terutama masyarakat yang melintasi jalan raya Pakning-Dumai tersebut.
"Saat ini masih diikat gitu aja bang, belum tahu mau dikemanakan, semoga pihak terkait bisa menyelamatkan hewan ini, karena termasuk binatang langka," Jelas Kamal. (lam/grc)
Awalnya salah seorang warga bernama Kamal terkejut ketika melihat seekor buaya dikebun milik warga sekitar pukul 10 pagi, kemudian dibantu dengan warga sekitar mencoba menangkapnya. Setelah sejam lebih akhirnya buaya tersebut mampu dilumpuhkan dengan menggunakan jaring.
"Kemungkinan buaya tersebut kelaparan bang, makanya masuk ke kebun getah warga, karena tak bermaksud untuk membunuhnya jadi kami menangkapnya dengan menggunakan jaring," ungkap Kamal.
Saat ini buaya temuan warga diamankan oleh warga dan diikat dibawah pohon kelapa di depan rumah warga di samping jalan raya, otomatis menarik perhatian warga sekitar terutama masyarakat yang melintasi jalan raya Pakning-Dumai tersebut.
"Saat ini masih diikat gitu aja bang, belum tahu mau dikemanakan, semoga pihak terkait bisa menyelamatkan hewan ini, karena termasuk binatang langka," Jelas Kamal. (lam/grc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
RADARPEKANBARU.COM - Kremlin menolak usulan Presiden.
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
RADARPEKANBARU.COM - Harga minyak dunia terus.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








