• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3599 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3585 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3558 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3638 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3573 Kali

  • Home
  • Internasional

India Luncurkan Program Perangi Udara Kotor

Redaksi Radarpku

Sabtu, 12 Januari 2019 12:02:26 WIB
Cetak
India Luncurkan Program Perangi Udara Kotor

RADARPEKANBARU.COM.Pemerintah India meluncurkan kampanye untuk meningkatkan kualitas udara di lebih dari 100 kota yang dilanda pencemaran udara di negara tersebut. Kualitas udara di negara berpenduduk lebih dari 1,25 miliar orang itu memburuk ke tingkat kritis dalam beberapa tahun terakhir.

 

Bahkan, ibu kota India, New Delhi dan 13 kota lainnya masuk dalam 15 besar sebagai kota paling tercemar di dunia. Daftar itu dirilis oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Menteri Lingkungan Hidup India, Harsh Vardhan mengatakan Program Udara Bersih Nasional (NCAP) akan mencakup 102 kota di negara itu.

 

Menurut dia, program itu bertujuan memotong tingkat partikel paling berbahaya di bawah 10 mikron dengan diameter 20 hingga 30 persen pada 2024.

 

Dia mengatakan, partikel-partikel tersebut dapat menjadi penyebab meningkatnya jumlah bronkitis kronis, kanker paru-paru, dan penyakit jantung di kota-kota India. Vardhan mengatakan pemerintah mengalokasikan 3 miliar rupee (42 juta dolar AS) untuk mengimplementasikan rencana tersebut.

 

Dia optimistis program itu mampu menyumbat sumber polusi utama, yakni emisi industri dan lalu lintas, pembakaran massal limbah pertanian dan konstruksi.

 

Vardhan hanya mengatakan NCAP melakukan tindakan mitigasi komprehensif untuk pencegahan, pengendalian, dan pengurangan polusi udara. Kelompok-kelompok peduli lingkungan yang selama ini mendesak pemerintah berperang melawan polusi, cukup berhati-hati merespon program itu.

 

“Rencana itu sudah lama tertunda dan merupakan langkah maju, tetapi kita perlu memiliki kejelasan tentang target dan akuntabilitas,” juru kampanye senior untuk Greenpeace India, Sunil Dahiya. Dia berharap pemerintah memasang target lebih jauh menangani polusi udara, memiliki target spesifik untuk kota-kota, dan membuat dukungan hukum kuat untuk mengambil tindakan untuk pelanggarnya. Inisiatif itu akan meningkatkan pemantauan polusi dan kesadaran publik tentang bahaya.

 

India hanya memiliki sekitar 40 stasiun pemantauan polusi real time di seluruh negeri. Kondisi itu membuat banyak penduduknya tidak mengetahui adanya potensi polusi udara. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu di Lancet Planetary Health, udara beracun bertanggung jawab atas 1,24 juta kematian dini di India pada 2017.

 

Penelitian itu juga mengatakan puluhan juta orang India menghadapi risiko kesehatan yang serius. Sebanyak 20 juta penduduk Delhi menderita karena kabut asap tahunan dalam musim dingin, ketika petani membakar beras dan gandum.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com