Kanal

602 Hotspot Kerumuni Sumatra, di Riau Titik Api Masih Marak

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 602 hotspot (titik panas) terdeteksi satelit mengerumuni Pulau Sumatra, Selasa (18/8/2026). Angka ini menandai peningkatan aktivitas kebakaran lahan dan hutan (Karhutla), mengingat banyak hotspot tersebut tingkat confidence-nya tinggi, yakni 80-100 persen.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG Pekanbaru, sebaran titik panas tidak hanya terkonsentrasi di Riau. Bangka Belitung menyumbang 172 titik, Sumatera Selatan tercatat 165 titik, diikuti Lampung sebanyak 87 titik.

Disusul Jambi 34 titik, Sumatera Utara 20 titik, Sumatera Barat 19 titik, Bengkulu 14 titik, Aceh 10 titik, dan Kepulauan Riau 6 titik.

Sementara itu, Provinsi Riau sendiri mencatatkan 75 titik panas yang tersebar di sembilan kabupaten/kota. Namun, distribusi ini menunjukkan pola yang tidak merata. Kabupaten Pelalawan muncul sebagai wilayah dengan konsentrasi tertinggi, yakni mencapai 38 titik panas atau lebih dari 50 persen dari total hotspot di Riau.

Selebihnya tersebar di Kabupaten Kampar 8 titik, Rokan Hulu 9 titik, Siak 6 titik, Bengkalis dan Indragiri Hilir masing-masing 1 titik panas. Kota Dumai 4 titik, Rokan Hulu 9 titik, Rokan Hilir 4 titik, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hulu masing-masing 2 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P., menjelaskan bahwa deteksi titik panas hari ini memiliki variasi tingkat kepercayaan (confidence level). Sebagian besar titik berada pada kategori sedang (30-79 persen), namun terdapat sejumlah titik dengan kepercayaan tinggi (80-100 persen) yang mengindikasikan potensi kebakaran aktif yang lebih kuat.

"Empat titik di kecamatan Kemumutan, kabupaten Pelalawan, memiliki tingkat confidence tinggi, yakni 80 hingga 100 persen. Begitu juga satu titik di Pujud, Rokan Hilir, juga tinggi. Selebihnya sedang. Hanya satu titik yang rendah," papar Yasir.(ckc)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER