Kanal

Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat?

RADARPEKANBARU.COM - Betapa cepatnya hari-hari berlalu.Pernahkah kita benar-benar menyadarinya? Sesungguhnya cepatnya pergantian hari dan malam adalah sesuatu yang sangat menggetarkan hati.

Seseorang baru saja meletakkan kepalanya di atas bantal untuk tidur, tiba-tiba cahaya fajar sudah menyingsing. Baru saja terbangun di pagi hari, tanpa terasa waktu tidur kembali telah tiba.

Begitu pula dengan perjalanan pekan. Baru saja memasuki awal pekan, tahu-tahu kita sudah berada di penghujungnya. Demikian pula bulan demi bulan dan tahun demi tahun yang berlalu dengan kecepatan yang seolah menakutkan.

Bulan dan tahun berlalu begitu cepat tanpa disadari. Baru saja kita menjalani Ramadhan, berpuasa sebulan penuh, lalu tidak terasa kita sudah kembali menanti Ramadan berikutnya.

Hari raya datang dan pergi. Tahun demi tahun terus berganti. Anak kecil tumbuh menjadi dewasa. Pemuda beranjak tua. Manusia terus berjalan menuju akhir kehidupannya. Dan pada akhirnya, yang tersisa hanyalah amal perbuatannya.

Allah SWT berfirman:

“yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya." (QS an-Nazi'at: 35). 

Malam-malam berlalu secepat kedipan mata. Umur manusia habis seakan hanya sebuah mimpi yang singkat.

Allah SWT berfirman:

“Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.” (QS An-Nazi'at: 46)

Di antara tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat adalah cepatnya perjalanan waktu. Dapat disaksikan bersama hal itu dengan jelas pada masa sekarang. Bahkan kelak waktu akan terasa semakin singkat sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:

"Tidak akan terjadi kiamat hingga waktu terasa semakin singkat; satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti satu pekan, satu pekan seperti satu hari, satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti nyala api yang cepat padam." (HR Tirmidzi)

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

Waktu akan terasa semakin singkat, ilmu akan dicabut, fitnah akan bermunculan, sifat kikir akan menyebar, dan pembunuhan akan semakin banyak."

Para sahabat bertanya, "Apakah yang dimaksud dengan pembunuhan itu?" Beliau menjawab, "Pembunuhan yang banyak." (HR Bukhari dan Muslim)

Al-Hafizh Ibnu Hajar pernah berkata:

"Fenomena ini telah kami rasakan pada zaman kami. Kami merasakan cepatnya perjalanan hari-hari yang tidak pernah kami rasakan pada generasi sebelum kami."

Padahal ucapan itu disampaikan sekitar enam ratus tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan kita yang hidup pada zaman sekarang? Tidak diragukan lagi, fenomena singkatnya waktu semakin nyata dan semakin dirasakan oleh manusia.

Sesungguhnya kehidupan dunia ini bagaikan sebuah perjalanan panjang.(rep)


 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER