Kanal

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menunjukkan komitmen tegas dalam perang melawan narkotika. Pada Rabu, 8 April 2026, jajaran Polres Bengkalis menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkoba jaringan internasional di Ruang Tantya Sudhirajati, Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian, Desa Senggoro.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis. Turut hadir perwakilan Bupati Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andris Wasono, AP, M.Si., bersama unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Bea Cukai, hingga instansi vertikal lainnya.

Dalam pemaparannya, Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja serius aparat dalam membongkar jaringan narkotika lintas negara yang mencoba menjadikan wilayah Bengkalis sebagai jalur peredaran.

“Pengungkapan ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga penyelamatan generasi bangsa dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari:

- Sabu seberat 48.812,84 gram

- Pil ekstasi sebanyak 39.582 butir

- Etomidate sebanyak 347 bungkus

Dari jumlah tersebut, total nilai ekonomi narkotika yang berhasil digagalkan peredarannya mencapai Rp64.514.140.000. Lebih dari itu, upaya ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 287.117 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum, disaksikan langsung oleh seluruh pihak terkait sebagai bentuk transparansi serta akuntabilitas kepada publik.

Kapolres Bengkalis juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika di Bengkalis. Ini komitmen bersama yang akan terus kami jaga,” tegasnya.

Langkah tegas ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menjadi peringatan keras bagi jaringan narkotika internasional bahwa wilayah Bengkalis bukan tempat yang aman untuk menjalankan bisnis haram tersebut.(Rls/Eci)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER