Pekanbaru--Kinerja Panitia Khusus yang dibentuk DPRD Kampar mendapat sorotan dari sejumlah kalangan, jagat dunia sosial Whatsapp Group dan warung kopi turut memperbincangkan hasil pansus.
Salah seorang diantaranya Tokoh muda Kampar yang sudah malang melintang dibidang advokasi perjuangan hak publik dan LSM, Khairul Azwar alias bung Arul Kampai, mengungkapkan kekecewaan atas pansus yang belum ada hasil.
Arul kampai memaksa agar minta di ekspose, salah seorang anggota DPRD Kampar, yang saban hari menghabiskan waktu di Kedai Kopi, dari pagi hingga malam di Pekanbaru.
"Manalah jalan pansus, ketuanya saja setiap hari di kedai kopi, inyo tu ndak kan pona mamikiukan naghoi Kampar ko do, tunjuk pulo jadi ketua pansus" kritik Arul, sambil disambut tawa oleh Ketua KNPI Kampar yang bersamanya, (13/08).
Arul menilai pansus itu hanya sandiwara, pansus yang tiga itu hanya dua yang jalan, dengan tidak merincikan pansus mana yang dimaksudnya.
"Tolong buek pak, itu sejak jadi ketua pansus, kawan mendadak boli motor bau (mobil, red), sudah digerotaknyo kian komai, akan panggil pengurus kamparicom lah, ndak ado ciek tu do" kata Arul yang tak lancar bahasa Indonesia ini sambil tertawa ngaka.
Sebagai penggiat anti Korupsi, Arul berjanji akan melakukan koordinasi dengan APH untuk menelusuri kinerja pansus ini.
"Nanti kita juga libatkan APH untuk memantau kinerja pansus" tutupnya. (*)