Kolombia Berikan Izin Tinggal 440 Ribu Pengungsi Venezuela

Dibaca: 2998 kali  Jumat,03 Agustus 2018
Kolombia Berikan Izin Tinggal 440 Ribu Pengungsi Venezuela
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM.Kolombia pada Kamis (2/8) memberikan izin tinggal selama dua tahun bagi sekitar 440 ribu pendatang dari Venezuela. Para pendatang ini mengungsi karena krisis ekonomi yang melanda Venezuela. Para pengungsi asal Venezuela ini berharap bisa mendapatkan layanan sosial.

Izin tinggal yang ditandatangani langsung oleh Presiden Juan Manuel Santos itu diberikan kepada 442.462 warga Venezuela di Kolombia yang datang tanpa visa, paspor berstempel, ataupun dokumen lain sepanjang dua bulan terakhir.

Kolombia kini menanggung beban besar gelombang migrasi dari Venezuela, sebuah negara yang telah mengalami inflasi besar, kelangkaan bahan pangan dan makanan, serta lonjakan tingkat kriminalitas.

Situasi itu memaksa banyak warga meninggakan rumah mereka dan mengungsi ke negara lain. Banyak pihak berbeda pendapat terkait berapa banyak warga Venezuela yang mengungsi dari negara itu selama masa kekuasaan mantan Presiden Hugo Chavez dan Presiden Nicolas Maduro.

Kelompok oposisi dan sebagian akademisi memperkirakan ada empat juta orang. Namun pemerintahan Maduro menganggap angka tersebut berlebihan.

Maduro mengatakan bahwa negaranya adalah korban dari "perang ekonomi" oleh kelompok oposisi yang mendapat bantuan dari Amerika Serikat. Namun para pengamat berpendapat krisis ekonomi yang mereka alami disebabkan oleh kebijakan mata uang pemerintah dan turunnya produksi ekonomi.

Sementara itu, Kolombia meminta para pengungsi dari Venezuela untuk mendaftarkan diri ke dalam survei jika tidak mempunyai visa turis ataupun pekerja, tidak memiliki kewarganegaraan ganda, ataupun tipe izin resmi lainnya. Pendaftaran diri itu ditujukan agar mereka bisa mendapatkan layanan sosial.

Banyak migran dari Venezuela yang tiba di Kolombia tanpa memiliki uang untuk memulai hidup baru. Selain itu sekitar 250 ribu warga Kolombia yang tinggal di Venezuela juga kembali ke negara mereka dalam beberapa waktu terakhir.

"Kami terus membantu warga Venezuela dan warga kami yang baru saja pulang. Ini adalah prestasi internasional dalam perkara migrasi," kata Santos dalam siaran tertulis. Semua pengungsi Venezuela akan bisa mendapatkan layanan kesehatan dan berpartisipasi dalam sistem jaminan sosial, sementara para ibu yang tengah mengandung akan mendapatkan perawatan persalinan, kata siaran itu.

Di sisi lain, anak-anak pengungsi Venezuela akan bisa terdaftar di sekolah, sementara orang-orang dewasa akan dibantu mencari pekerjaan sebagaimana warga biasa.

Pemerintah Kolombia akan membelanjakan sekitar 20 juta peso (sekitar Rp 100 miliar) untuk membayar rumah sakit yang merawat para migran, termasuk para ibu melahirkan, serta penderita kanker dan diabetes. Santos, yang selesai masa jabatannya pada Selasa pekan depan, kembali mengkritik pemerintahan Maduro. Demikian pula tokoh yang akan menggantikannya, Ivan Duque.(rep)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »