ASITA Riau Minta Kejelasan Fatwa MUI Tentang Bisnis Travel Sistem MLM
RADARPEKANBARU.COM. - ASITA Riau meminta kejelasan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap sistem Multi Lavel Marketing (MLM), yang dipakai perusahaan tour and travel dalam promosi paket perjalanan umrah. Ketua ASITA Riau Dede Firmansyah mengatakan soal trategi marketing itu menjadi hak masing-masing pengusaha.
Tapi terhadap masalah sistem MLM memang sedikit membingungkan karena tidak ada ketentuan jelas seperti apa dan bagaimana. "Sampai sekarang ketentuannya seperti apa. Kalau begitu bisa saja mereka tidak punya kantor, dong. Selama ini memang ada sistem seperti itu di bisnis tour and travel tapi mereka harus tergabung dalam APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia)," katanya, 2 Maret 2018.
Dalam asosiasi itu lanjut Dede, produsen atau member menjual langsung ke konsumen. Sebelum ini sejumlah pakar ekonomi syariah di Tanah Air juga sudah mebahas masalah ini. Kalau memang sistem itu terakomodir dalam APLI maka diperbolehkan. "Kalau mengikuti APLI berarti ikut dalam aturan pemerintah.
Sekarang sistem untuk umrah ini bagaimana kejelasannya. Makanya kami juga ingin MUI memberikan fatwa apakah untuk bisnis perjalanan umrah sistem MLM seperti ini diperbolehkan?," sambung Dede.
Selanjutnya, ujar dia, beberapa perusahaan biro perjalanan di Riau yang menggunakan sistem seperti ini, untuk sementara ini tidak bisa disalahkan. Sebab mereka punya rencana dan strategi bisnis sendiri untuk menggaet konsumen. Tapi, alangkah baiknya, MUI juga segera mengeluarkan fatwa tentang masalah ini supaya semuanya jelas. (bpc)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)