Kabid Humas: Total 5 Terduga Teroris Ditangkap di Riau

Dibaca: 8630 kali  Rabu,25 Oktober 2017
Kabid Humas: Total 5 Terduga Teroris Ditangkap di Riau
Ket Foto : Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Republik Indonesia total pada Jumat ini telah mengamankan lima orang terduga terorisme di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

RADARPEKANBARU.COM- Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Republik Indonesia total pada Jumat ini telah mengamankan lima orang terduga terorisme di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
     
"Terakhir NK alias AA ditangkap pada pukul 14.30 WIB di Perumahan Griya Kencana, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Jadi totalnya lima," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa.
     
Sebelumnya dia mengatakan bahwa ada empat terduga teroris yang diamankan yakni pertama di Pandau, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar inisial WW dan AI. Lalu dikembangkan lagi dan densus meringkus satu orang lagi pukul 08.00 WIB inisial YH di daerah Tangkerang, Pekanbaru.
     
Kemudian satu lagi diamankan di Perumahan Griya Kencana, Kubang, Kabupaten Kabupaten Kampar inisial H.
     
"Saat ini sedang didalami. Kelimanya ini adalah bagian anggota Jamaah Anshor Daulah. Terduga pertama WW adalah Amir atau pimpinannya," ujarnya.
     
Dari hasil interogasi awal, mereka terduga teroris menyampaikan akan melakukan eksekusi dengan tindakan penyerangan ke kantor polisi. Diantaranya ke pos-pos polisi, kantor kepolisian sektor, kepolisian resor ataupun Polda Riau yang ada di Pekanbaru.
    
Sementara itu barang bukti yang diamankan ada beberapa telepon seluler, buku tabungan, dan buku-buku ajaran agama. Lalu dari penggeledahan di rumah salah satu terduga ada beberapa senjata seperti samurai dan panah beserta busurnya.
     
Guntur menambahkan bahwa informasinya merupakan jaringan dari teroris yang ditangkap di Jambi beberapa waktu lalu. Pasalnya lima yang diamankan juga belajar merakit dan membuat bom di Jambi.
    
"Saat ini masih diinterogasi di polda dan selanjutnya akan dibawa ke Jakarta. Lamanya pengintaian sudah sekitar enam bulan," ucapnya.(ant)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »