Kebakaran di Pasar Duri Bengkalis Memakan Korban Jiwa

Dibaca: 7842 kali  Selasa,16 Mei 2017
Kebakaran di Pasar Duri Bengkalis Memakan Korban Jiwa
Ket Foto : illustrasi Internet

RADARPEKANBARU.COM - Kebakaran di Pasar Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menghanguskan tujuh kios dan satu rumah toko dan mengakibatkan seorang bayi perempuan umur empat bulan meninggal.

"Dalam peristiwa kebakaran itu ada korban jiwa atas nama Tasya, anak dari Iwan/Aseng," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (16/5/2017).

Kebakaran terjadi pada Senin (15/5) sekira pukul 13.00 WIB, tepatnya di Pasar Duri 13 RT 03 RW 02 Desa Bumbung. Berdasarkan keterangan salah seorang pemilik kios yang terbakar Lusiana (40), istri penghuni kios Iwan, NV menghidupkan kompor miliknya.

Namun NV meninggalkan kios untuk mandi, sedangkan Iwan dan anaknya Tasya sedang tidur di kamar. Tak lama kemudian pedagang depan kios memanggil Iwan memberitahukan bahwa ada api. Kemudian Iwan terbangun dan langsung mencari air dan menyiramkan kompor tersebut.

"Namun api tidak padam, justru menjadi lebih besar dan membakar barang-barang kios dan bangunan yang berbahan kayu. Pada saat terjadi kebakaran kondisi cuaca sangat terik, dan angin cukup kencang, sehingga api dapat dengan cepat membakar kios-kios lainnya," ungkap Guntur.

Para pedagang tidak dapat menyelamatkan barang barang yang ada di kios. Masing-masing pemilik kios berlari menyelamatkan diri dan sebagian berusaha memadamkan api dengan ember dan alat lainnya, namun api telah membesar.

Sekitar pukul 13.30 WIB Iwan membawa korban (anaknya) ke puskesmas pembantu untuk diberi pertolongan. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan korban telah meninggal dunia dan mengalami luka bakar di seluruh tubuh.

Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi d kebakaran sekitar pukul 13.30 WIB. Mobil pemadam berasal dari PT Chevron Pasific Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tiba. Sekitar pukul 15.30 WIB api dapat benar-benar dipadamkan, namun kondisi masih mengeluarkan asap.

"Kerugian materil akibat kebakaran belum dapat ditaksir," kata Guntur Aryo.

Kepala Kepolisian Sektor Mandau Kompol Ricky Ricardo sudah mendatangi Puskesmas Pembantu Desa Batin Sobanga melihat kondisi korban yang mengalami luka bakar. Dia juga mengecek langsung kondisi di lapangan dan benar terdapat tujuh kios dan satu unit ruko hangus terbakar.(okz)

 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »