Yayasan Diminta Sikapi Mundurnya Ririn

Rektor Ancam Tutup Unisi Tembilahan

Dibaca: 23772 kali  Sabtu,08 Februari 2014
Rektor Ancam Tutup Unisi Tembilahan
Ket Foto : Demo susulan mahasiswa Unisi Tembilahan, Sabtu (8/2/14).
Tembilahan, (radarpekanbaru.com) - Ratusan mahasiswa UNISI Tembilahan, Sabtu (8/2/14) kembali menggelar unjuk rasa menuntut jawaban pengurus Yayasan Tasik Gemilang atas pernyataan mundur rektor Ririn Handayani.

Tampak ratusan massa mahasiswa ini mendatangi Rektorat Unisi Tembilahan di Jl M Yamin sekitar pukul 09.00 Wib dan menggelar orasi di halaman dan aula rektorat. Tampak mereka juga membakar kayu di halaman gedung ini.

"Kami minta tanggapan yayasan atas pengunduran diri Ririn sebagai rektor Unisi. Pihak yayasan harus mengambil sikap atas masalah ini," teriak Taufik, seorang mahasiswa saat itu.

Mahasiswa juga mempertanyakan, kejelasan status akreditasi Unisi Tembilahan, karena ini menyangkut nasib ribuan mahasiswa yang menuntut ilmu di perguruan tinggi ini.

Hampir dua jam lebih berorasi dan menunggu kedatangan pihak yayasan, mahasiswa ditemui Wakil Ketua Yayasan Yulizen Yunal. Namun penjelasannnya tidak mampu menjawab aspirasi mahasiswa. Mereka tetap menuntut jawaban tegas dari Ketua Yayasan Edy Syafwannur.

Saat itu, berdasarkan komunikasi via telepon Yulizen Yunal dengan Sekretaris Yayasan Muammar Qadhafi, ia menjanjikan Ketua Yayasan Edy Syafwannur akan datang ke Tembilahan dan menjawab aspirasi mahasiswa pada tanggal 10 Februari mendatang. Penegasan ini diperkuat dengan pernyataan tertulis yang diteken Yulizen saat itu.

Beredar informasi, rektor Unisi yang 'dikudeta' mahasiswanya menonaktifkan perkuliahan sampai batas waktu yang tak ditentukan. Bahkan, ia menebar ancaman akan menutup Unisi, kalau terus didemo mahasiswa yang berujung kericuhan.

Kalangan masyarakat Inhil mengharapkan, Yayasan Tasik Gemilang dapat menyikapi tuntutan mahasiswa ini secara arif dan tanpa mengorbankan nasib ribuan mahasiswa dan universitas ini.

"Selama ini, telah banyak kalangan masyarakat -bukan hanya mahasiswa- mempertanyakan berbagai permasalahan yang terjadi di Unisi. Tapi tidak ada jawaban tegas dan transparan dari yayasan dan Rektorat," sebut warga yang melihat aksi ini.(rtc)

Editor : Alamsah
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »