Dianggap Gagal Atasi Kabut Asap, Komisi E DPRD Riau Minta Edwar Sanger Kepala BPBD Riau Dicopot

Dibaca: 13705 kali  Kamis,03 September 2015
Dianggap Gagal Atasi Kabut Asap, Komisi E DPRD Riau Minta  Edwar Sanger Kepala BPBD Riau Dicopot
Ket Foto : Riau Diselimuti Asap

RADARPEKANBARU.COM-Selaku mitra kerjanya di DPRD Riau, Komisi E DPRD Riau anggap kinerja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger gagal. Terutama dalam mengatasi kabut asap di Riau yang saat ini kondisinya semakin parah.

“Asap semakin hari semakin menjadi, BPBD harus bertanggung jawab mengatasi ini, kinerja atau langkah antisipasi mereka tidak tampak. Edwar Sanger gagal memimpin BPBD,” ‎kata Adriyan, Anggota Komisi E DPRD Riau kepada wartawan, Kamis (03/09/15).

Untuk itu, pihaknya meminta Plt gubernur Riau mengevaluasi kinerja Edwar Sanger. Jika diperlukan, posisi kepala BPBD Riau diganti dengan pejabat lain.

“Jika dimungkinkan untuk diganti, apa salahnya. Dalam hal mengatasi asap, BPBD harus mengambil peran penting, tidak bisa lepas, Kita harapkan Plt mencopot kepala BPBD, karena tidak sanggup mengatasi kabut asap,” ungkapnya.

Ia pun menyoroti, penarikan Pesawat Kasa CN295 oleh pemerintah pusat. Menurutnya, penarikan tersebut karena tidak adanya perpanjangan kontrak yang dilakukan pemerintah Provinsi Riau dengan pemerintah pusat.

“Sebenarnya Pemprov yang tidak memperpanjang kontrak dengan pusat. Kontraknya tu, setiap bulan berakhir tanggal 25, nah hari ini sudah melewati tanggal 25, artinya wajar saja pusat menarik pesawatnya,” jelas politisi Gerindra ini.

‎Anggota dewan dari daerah pemilihan Kampar ini juga menyoroti kinerja penegak hukum dalam persoalan kabut asap ini. Menurutnya, kinerja para penegak hukum belum maksimal.

“Masalah hukum kita tumpul, tidak jelas, ‎sanksinya apa, melempem semua. Hari ini jarak pandang pesawat di Bandara hanya 100 meter, seharusnya 500 meter,” urainya. Ia pun berharap, masalah kabut asap ini bisa diatasi segera oleh instansi terkait. Baginya, persoalan asap bisa mempengaruhi stabilitas perekonomian di Riau. “‎Sampai kapan Riau seperti ini. Kalau tidak sanggup bekerja, mundur saja,” tutupnya.(rtc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »