Berawal Dari Meminjam Alat Manikur Kuku Milik Kawan, Seorang Gadis 22 Tahun Tertular HIV

Dibaca: 18313 kali  Jumat,14 November 2014
Berawal Dari Meminjam Alat Manikur Kuku Milik Kawan, Seorang Gadis 22 Tahun Tertular HIV
Ket Foto : Foto Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM Berawal dari hobi memanikur kuku, seorang gadis 22 tahun terinfeksi HIV. Pasalnya, ia kerap menggunakan alat manikur sang sepupu yang ternyata diketahui positif HIV. Dalam laporan di Medical Journal, kasus penularan HIV melalui alat manikur jarang terjadi. Meskipun, masih ada risiko penularan terutama ketika alat manikur terkontaminasi darah pasien yang mengandung virus HIV. Ketika si wanita dinyatakan positif HIV, virus diketahui sudah menyebar. Dugaan penularan yang berasal dari alat manikur muncul setelah si wanita meyakinkan dirinya tidak pernah melakukan hal-hal yang menyebabkan penularan HIV seperti seks bebas atau penggunaan jarum suntik bersama. "Pada dasarnya HIV bisa menular melalui cairan tubuh terutama darah, kemudian lewat sperma dan cairan vagina, juga ASI meskipun kemungkinannya lebih sedikit," tutur Dr Brian Foley dari HIV Sequence Database di Los Alamos National Laboratory, dikutip dari Daily Mail, Jumat (14/11/2014). Laporan dalam journal AIDS Research and Human Retroviruses menyatakan analisis darah menunjukkan sepupu si wanita sudah terjangkit virus HIV sejak 10 tahun lalu. Selama beberapa tahun belakangan itulah si wanita kerap berbagi alat manikur dengan sang sepupu. Dr Foley mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan menghindari penggunaan alat yang bisa menimbulkan kontak darah dengan penyandang HIV seperti jarum suntik, jarum akupuntur, jarum tato, dan alat tajam seperti pencukur dan alat manikur. "Kasus ini sangat jarang terjadi. Tetapi, bukan berarti Anda harus menjaga jarak dengan pasien HIV. Yang harus dilakukan adalah menghindari penggunaan alat-alat yang bisa menjadi media kontak darah dengan pasien," kata Dr Foley.(daily mail)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »