Batin Hitam Serahkan Kuasa kepada LAMR Pelalawan Terkait ditumbangnya Kepung Sialang Ampaian Todung

Dibaca: 3034 kali  Rabu,17 Februari 2021
Batin Hitam Serahkan Kuasa kepada LAMR Pelalawan Terkait ditumbangnya Kepung Sialang Ampaian Todung
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM - Batin Hitam Sungai Modang Zainudin menyerahkan kuasa langsung kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Pelalawan  untuk melakukan tindakan terkait ditumbangnya pohon Sialang Ampaian Todung yang terletak di desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras, ( 16/02).

 

Rombongan Batin Hitam Sungai Modang langsung diterima oleh Majelis Kerapatan Adat ( MKA) Datuk Sri Raja Bilang Bungsu, dan Ketua Dewan Pengurus Harian ( DPH) LAMR Kabupaten Pelalawan Datuk Sri Tengku Zulmizan Farinja Assegaf SE MSi Ak Ca.

 

Menurut Zainudin pohon Sialang Ampaian Todung sudah dipanen puluhan tahun yang lalu namun pada Februari 2021 pohon itu diduga ditumbang PT Arara Abadi. "Kenapa baru sekarang lahan tersebut diolah oleh perusahaan padahal selama ini hutan tersebut sudah ada dikelilingi oleh tanaman PT Arara Abadi dan tidak pernah diganggu " Ungkap Batin Hitam Zainudin.

 

Dikesempatan tersebut ketua MKA Datuk Sri Raja Bilang Bungsu menyampaikan amanah petuah dirinya menyarankan agar LAMR Kabupaten Pelalawan membentuk tim agar bisa fokus memperjuangkan persoalan ditumbangnya pohon Sialang Ampaian Todung ini.

 

"Perjuangan ini harus dilakukan secara bersama -sama hingga akhir agar hasil yang dicapai bisa maksimal, untuk itu ada baiknya ada tim yang kita buat untuk bekerja secara fokus yang mana tim bisa mewakili unsur - unsur yang ada kalau ramai- ramai nanti kita susah juga diera pandemi ini" Ungkap Datuk Raja Bilang Bungsu saat diminta memberi petuah. Sementara itu Datuk Zulmizan Farinja Assegaf SE MSi Ak Ca saat memberikan petuah mengatakan ini merupakan persoalan besar.

 

"Kita sepakat bahwa persoalan besar yang diberikan kuasa kepada LAMR Kabupaten Pelalawan untuk kita selesaikan, karena Pohon Sialang bukan hanya persoalan ekonomi saja namun sudah menjadi persoalan budaya ini yang tak bisa dinilai karena budaya menumbai madu Sialang  bisa saja hanya tinggal nama, dan hari ini akan kita bentuk tim untuk bergerak melakukan upaya upaya penyelesaian persoalan ini" Ungkap Datuk Zulmizan.

 

Dalam rapat tersebut pihak  MKA dan DPH akan menyurati dalam waktu dekat PT Arara Abadi sebagai yang diduga bertanggung jawab terhadap tumbangnya pohon Sialang Ampaian Todung sebanyak 23 batang beberapa waktu lalu. (rab)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »