• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2144 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4485 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4502 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4460 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4566 Kali

  • Home
  • Internasional

Krisis Turki Picu Turunnya Harga Minyak Dunia

Redaksi Radarpku

Kamis, 06 September 2018 09:07:24 WIB
Cetak
Krisis Turki Picu Turunnya Harga Minyak Dunia

NEW YORK -- Harga minyak turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Rabu waktu AS atau Kamis (6/9) pagi WIB. Penurunan harga minyak dipicu setelah Badai Tropis Gordon melemah dan menjauh dari daerah-daerah penghasil minyak. Selain itu, harga minyak turun dipicu meningkatnya kekhawatiran bahwa perselisihan dagang global dan krisis mata uang Turki akan mengurangi permintaan.

 

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 1,15 dolar AS atau 1,65 persen menjadi menetap di 68,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November turun 90 sen AS atau 1,15 persen menjadi ditutup pada 77,27 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

 

Mengapa Krisis Argentina dan Turki Berpengaruh ke Rupiah?

Patokan global telah naik di sesi sebelumnya menjadi 79,72 dolar AS per barel, tertinggi sejak Mei. Minyak mentah melonjak pada Selasa (4/9) karena perusahaan-perusahaan minyak menutup lusinan anjungan lepas pantai untuk mengantisipasi kerusakan akibat Badai Tropis Gordon.

 

Namun, pada Rabu (5/9) badai tropis itu telah melemah dan tidak menimbulkan kerusakan besar pada fasilitas produksi minyak lepas pantai dan perusahaan-perusahaan energi di sepanjang Pantai Teluk AS. Alhasil, produksi kembali normal.

 

"Harga kemarin (4/9) naik dalam antisipasi bahwa badai dapat menimbulkan kerusakan pada sektor produksi dan penyulingan, tetapi setelah semua dikatakan dan terjadi kami kehilangan sedikit produksi serta kilang-kilang di Mississippi dan Louisiana terus berjalan saat Gordon melakukan pendaratan," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates.

 

Minyak juga melemah karena perselisihan perdagangan Amerika Serikat-Cina meningkatkan kekhawatiran permintaan. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, sengketa perdagangan global dapat merugikan permintaan energi di waktu mendatang. Yang juga membebani minyak mentah berjangka adalah krisis mata uang di Turki. Lira telah jatuh lebih dari 40 persen tahun ini.

 

"Kekhawatiran krisis mata uang Turki menyebar ke pasar negara berkembang lainnya, yang telah mendorong kekhawatiran sisi permintaan," kata Abhishek Kumar, analis energi senior di Interfax Energy. Sanksi-sanksi AS yang menargetkan sektor minyak Iran mulai November sudah mengurangi ekspor dari produsen terbesar ketiga OPEC itu dan menetralkan dampak dari perjanjian oleh OPEC dan sekutu-sekutunya untuk memproduksi lebih banyak minyak.

 

"Dengan antisipasi hingga 1,5 juta barel per hari dari dampak sanksi-sanksi AS terhadap Iran, orang akan memperkirakan harga akan bergerak lebih tinggi pada minggu-minggu mendatang," kata Stephen Innes, dari broker berjangka OANDA.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:09:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Jaringan Listrik Masjid Nabawi Ikut Hancur Akibat Serangan Drone Houthi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 08:47:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
08 Oktober 2026
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
07 Oktober 2026
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
07 Oktober 2026
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 2 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
  • 3 Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
  • 4 Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
  • 5 PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
  • 6 Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
  • 7 BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com