• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3035 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3008 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2984 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2990 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2986 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Haji Dalam Imajinasi Muslim Asia Tenggara

Redaksi Radarpku

Senin, 16 Juli 2018 13:12:52 WIB
Cetak
Haji Dalam Imajinasi Muslim Asia Tenggara

RADARPEKANBARU.COM.Eric Tagliacozzo adalah profesor sejarah studi Asia di Universitas Cornell. Dahulu pada awalnya juga seorang penulis di surat kabar tentang senjata, obat-obatan, dan berbagai macam kasus penyelundupan di negara-negara Asia Tenggara. Tapi kemudian dia bosan dan akhirnya lebih memilih topik soal ke ziarah Islam yang disebut haji. Lompatannya ke dunia penulisan spiritual mungkin kurang terlatih, tapi bernilai yang besar. Uniknya, Tagliacozzo dalam mengkaji soal haji ini pun mengaku terkejut. Dia mendapatkan fakta seperti ini: Hanya empat halaman dari 400 halaman buku yang akan terbit yang bertajuk mengenai rahasia perdagangan, penyelundupan di negara-negara sepanjang Asia Tenggara tahun 1865-1915’, ternyata hanya berisi tentang otoritas Kolonial Belanda dan Inggris.

Konyolnya lagi, dua negara kolonial Eropa ini sepanjang masa itu terus merasa khawatir bila para peziarah haji membawa berbagai barang ilegal dari Timur Tengah. Adanya fakta yang empat halamanan di bukunya inilah yang memicu minat Tagliacozzo meneliti praktik perjalanan haji yang sudah selama berabad-abad itu. "Hampir tidak ada yang ditulis tentang haji dari Asia Tenggara, meskipun jutaan orang selama berabad-abad telah melakukan perjalanan suci ini,’’ katanya.

Hal inilah yang kemudian menyakinkan Tagliacozzo mengambil tugas menulis sejarah yang dia katakan sebagai gabungan sejarah dan antropologi dalam menulis sejarah haji. Maka, demi penelitiannya itu, Tagliacozzo mengambil cuti satu tahun pada tahun 2004 dari Cornel. Dia melakukan perjalanan Asia Tenggara untuk mempelajari berbagai arsip sumber tertulis, memoar, dan catatan negara Belanda, Melayu, dan Indonesia, kolonial, dan pascakolonial yang terkait dengan haji. Dia juga membaca berbagai arsip departemen urusan agama pemerintah kolonial untuk kajian sejarahnya itu, seperti arsip tentang tentang kesehatan haji, tentang pengawasan jamaah, dan gerakan perlawanan perlawanan yang dilakukan mereka.

Nah, ketika meneliti sejarah ini, Tagliacozzo mengambil bahan penelitian kasar dengan melakukan perjalanan ke seluruh Muslim Asia Tenggara. Dia pergi ke Thailand selatan, seluruh Malaysia, Filipina, Singapura dan sebagian Indonesia. Dia melakukan wawancara yang kebanyakannya diakukan dalam bahasa Indonesia dan Melayu.

Selama waktu itu, Tagliacozzo pun mengumpulkan satu demi satu cerita terkait dari kisah para orang tua dan muda, pria, dan wanita, kaya, dan miskin yang semuanya pernah pergi naik haji dari Asia Tenggara. Setidaknya di setiap tempat dia mewancarai sekitar 80 orang untuk keperluan kajiannya sejarahnya itu.

“Saya mencoba menikahkan sejarah dan antropologi," kata Tagliacozzo sembari mengaku terkejut dengan luasnya spektrum wawancara yang dapat dia lakukan. Salah satu hal yang membuat kaget dan menjadikannya sebagai sebuah kesenangan besar dalam melakukan penelitian ini adalah ketika mengetahui bahwa para wanita bersedia berbicara denganya.

Bahkan selama penelitiian dan wawancara, Tagliacozzo mengaku tidak pernah sendirian dengan seorang wanita Muslim, bahkan setengah dari respondennya adalah wanita.

“Ada seorang Muslim Filipina mengatakan kepada saya bahwa dia bertemu dengan seorang Muslim muda asal Cina yang telah pergi selama tiga bulan sendirian untuk berhaji. Pemuda Cina itu pergi haji melalui Pakistan sebelum sampai ke Makkah,” katanya mengutip cerita Muslimah asal Filipina. Selain itu, Tagliacozzo mengatakan dia semakin tertarik soal haji setelah tahu adanya berbagai lika-liku cara orang-orang yang berasal dari berbagai negara berkumpul di Makkah untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Maka dia pun merasa ini haji sebagai salah satu tipe tertua dari ajang perpaduan lintas budaya.

Dalam budaya Melayu, misalnya, dia menjumpai kebiasaan membersihkan koin dalam air asam dan menaruhnya dalam beras ketan untuk para calon haji dan hajjah. Tindakan seperti ini yang tidak ditemukan dalam komunitas haji Muslim lainnya. Dan ini membuktikan bila haji adalah pertemuan tentang apa yang bersifat lokal dan apa yang bersifat translokal (internasional) dalam sebuah idiom dunia kaum Muslim," Dia juga menceritakan kisah seorang pria dari Sumatra yang pergi haji pada usia dua puluh satu tahun. Pria itu, kata Tagliacozzo, terpesona melihat orang India, terutama wanita India yang mengenakan sari sebelum mereka mengenakan pakaian ihram."Dia melirik para wanita ini ketika dia mendarat di Jeddah.

Akibatnya polisi-polisi Saudi mengejarnya sembari mengatakan kepadanya bahwa mereka akan memenjarakannya jika dia tidak berhenti melakukan ini." Tagliacozzo juga mengatakan bila dia berbicara dengan banyak orang Melayu yang melihat orang Afrika untuk pertama kalinya sewaktu berhaji. Mereka terpesona melihat bekas luka di pipi dan pakaiannya yang warna-warni. Mengingat kapasitas haji untuk menyatukan begitu banyak kelompok yang berbeda, Tagliacozzo kemudian bertanya kepada orang yang diwawancarainya.

Pertanyaan sederhana saja: "Apakah ada rasisme dan etnosentrisisme di Makkah?" Hampir semua respondennya mengatakan:Tidak! Namun dalam penelitian itu, ia menemukan juga bahwa ada hal yang lain. Dan kenyataan itu adalah adanya beberapa 'stereotipe' atau kenyataan tak menyenangkan. Sebagian besar wanita di Asia Tenggara, misalnya, melaporkan merasa "lebih kecil secara fisik" dan "didorong" oleh orang-orang Afrika dan Afganistan Barat saat mengelilingi Kabah untuk tawaf.

Selain itu dia para jamaah haji asal Asia Tenggara melihat kehidupan dan keseharian wanita Arab tidak sebebas mereka. Nah, itulah sebagian kajian soal haji dari persepsi Muslim di Asia Tenggara. Sebagian data kini sudah banyak berubah. Misalnya soal kebebasan keseharian wanita di Arab Saudi. Kini mereka sudah mulai bebas bekerja, bepergian, dan menyetir mobil sendiri. Ini cermin dari dunia yang terus berubah. Melalui haji itulah Muslim dan Muslimah diharapkan tahu serta memahami budaya berbagai orang dari negara yang berbeda.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

Dakwatuna

Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:20:33 WIB

RADARPEKANBARU..COM - Rasulullah SAW dalam berbagai .

Dakwatuna

Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14:48 WIB

Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci.

Dakwatuna

Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:51:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya salah satu kebutuh.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia?

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:08:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
21 Juli 2026
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
21 Juli 2026
Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota
20 Juli 2026
Operasi Pasar Murah Pekan Ini Hadir di Kampar, Pekanbaru dan Dumai
20 Juli 2026
Pemprov Riau Akhirnya Buka Lagi Program Penghapusan Denda PKB, Hanya Berlaku di Bulan Agustus
20 Juli 2026
Agung Nugroho Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin IMI Riau Periode Keempat
20 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
  • 2 BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
  • 3 Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
  • 4 Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
  • 5 Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
  • 6 Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
  • 7 Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com