• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2093 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4437 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4451 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4396 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4513 Kali

  • Home
  • Internasional

Trump Masih Yakin Kim Jong-un Mau Menemuinya

Redaksi Radarpku

Kamis, 17 Mei 2018 09:05:23 WIB
Cetak
Trump Masih Yakin Kim Jong-un Mau Menemuinya

RADARPEKANBARU.COM. - Presiden AS Donald Trump mengatakan Korea Utara (Korut) belum secara langsung menyampaikan ancaman pembatalan KTT AS-Korut, yang akan mempertemukan Trump dengan pemimpinnya, Kim Jong-un. Sebelumnya, negara itu melalui kantor berita KCNA telah mengancam akan menarik diri dari pertemuan tersebut.

 

"Kami belum diberitahu sama sekali. Kita akan lihat nanti," kata Trump setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Uzbekistan di Gedung Putih, Rabu (16/5). Ia menanggapi pertanyaan wartawan mengenai apakah KTT itu akan tetap dilangsungkan. Kantor berita Korut KCNA melaporkan, Wakil Menteri Luar Negeri Korut Kim Kye-gwan mengaku merasa "jijik" terhadap Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton.

 

Kim juga menolak denuklirisasi "model Libya", yang memaksa negaranya untuk dengan cepat menyerahkan senjata nuklirnya. "Jika AS mencoba menyudutkan kami dan memaksakan pelucutan nuklir secara sepihak, kami tidak akan lagi tertarik pada dialog semacam itu," kata Kim, seperti dilaporkan laman Bloomberg.

 

Kim menambahkan, Trump tengah mempertaruhkan reputasinya untuk tidak terlihat sebagai seorang presiden yang tragis dan gagal daripada pendahulunya, jika tidak menerima Korut sebagai negara nuklir. Komentar Kim tersebut menunjukkan ketidakpuasan Korut atas pendekatan AS, terutama setelah Bolton membandingkan Korut dengan Libya.

 

Bolton menggambarkan kesepakatan denuklirisasi Korut sama seperti Libya yang bersedia menyerahkan persenjataannya ke AS demi imbalan keringanan sanksi. Pernyataan Bolton tentu menumbuhkan ketakutan di dalam rezim Korut, yang memandang senjata nuklir sebagai satu-satunya jaminan untuk menghadapi tindakan militer AS.

 

Diktator Libya Muammar Qaddafi diketahui telah dibunuh secara brutal oleh pemberontak yang didukung NATO, dua tahun setelah program nuklirnya ditinggalkan. "Negara kami bukan Libya atau Irak, yang telah mengalami nasib buruk. Benar-benar tidak masuk akal untuk berani membandingkan DPRK, negara senjata nuklir, dengan Libya, yang masih berada di tahap awal pengembangan nuklir," ungkap Kim.

 

Trump mengaku dia akan terus mengupayakan denuklirisasi Korut. Menurut dia, Gedung Putih juga akan tetap melanjutkan perencanaan menjelang pertemuan pentingnya dengan Kim Jong-un.

 

"Dia (Trump) akan selalu siap.Kami siap untuk bertemu, dan jika pertemuan itu terjadi, tentu luar biasa. Tetapi jika tidak, kami akan melanjutkan kampanye tekanan maksimum yang sedang berlangsung," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders dalam sebuah wawancara dengan Fox News, pada Rabu (16/5).

 

Cina, mitra dagang dan sekutu utama Korut, menyerukan kedua pihak untuk menghindari provokasi lebih lanjut. "Perbaikan situasi di Semenanjung Korea sangat sulit dilakukan dan harus dihargai," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lu Kang kepada wartawan di Beijing. KTT AS-Korut yang direncanakan digelar pada 12 Juni mendatang di Singapura, telah menjadi salah satu ujian terbesar bagi kebijakan luar negeri pemerintahan Trump.

 

Pertemuan tersebut akan dilakukan setelah sebelumnya Trump dan Kim Jong-un sempat bertukar ancaman dan penghinaan. Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintahan Trump ingin Korut menyerahkan persenjataan nuklirnya sebelum mendapatkan keringanan sanksi. Sementara rezim Korut lebih menyukai pendekatan yang bertahap.

 

"Konflik kepentingan masih bertahan. Intinya adalah Kim tidak akan menyerah, dan alasannya adalah pesimisme. Korea Utara tidak memiliki teori keamanannya sendiri tanpa nuklir," kata Van Jackson, seorang ahli strategi di Pusat Studi Strategis di Victoria University of Wellington, dan mantan penasihat Departemen Pertahanan AS. Pada Rabu (16/5),Korut juga tiba-tiba membatalkan rencana pertemuannya dengan Korsel.

 

Korut juga memperingatkan AS untuk berpikir dua kali jika ingin mengadakan pertemuan dengan Kim Jong-un. Keputusan tersebut melemahkan optimisme setelah sebelumnya Kim setuju untuk membahas program senjata nuklirnya dalam pertemuan tersebut.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:09:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Jaringan Listrik Masjid Nabawi Ikut Hancur Akibat Serangan Drone Houthi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 08:47:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:18:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat Donald.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
07 Oktober 2026
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
07 Oktober 2026
Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
07 Oktober 2026
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
  • 2 Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
  • 3 Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
  • 4 KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
  • 5 Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
  • 6 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 7 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com