• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2092 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4436 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4450 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4395 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4512 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Kehidupan Ekonomi Kesultanan Palembang

Redaksi Radarpku

Sabtu, 28 April 2018 08:26:04 WIB
Cetak
Kehidupan Ekonomi Kesultanan Palembang

RADARPEKANBARU.COM.Farida dalam artikelnya, Perekonomian Kesultanan Palembang, menjelaskan pembagian wilayah kerajaan ini. Kesultanan Palembang terdiri atas kawasan dataran tinggi, dataran rendah, dan Pulau Bangka-Belitung. Daerah ini kaya akan hasil perikanan, baik dari Sungai Musi maupun selat dan laut di sekitarnya.

Sebagian besar penduduk Palembang bermata pencaharian sebagai nelayan.Mereka menangkap ikan dan udang yang lantas dikeringkan untuk menjadi terasi.Hasil akhirnya dijual ke berbagai negeri, termasuk Jawa. Selain sektor perikanan, Kesul tanan Palembang juga mengandalkan pertanian, perkebunan, pengumpulan hasil hutan, dan pertambangan.

Beberapa produk hasil bumi yang diperda gangkan di Palembang, yakni katun, gambir, nila, tembakau, sirih, kopi, gula, pinang, dan rami. Perdagangan buah-buahan juga dapat di jumpai di bandar Sungai Musi, di antaranya menjual durian, pisang, mangga, cempedak, jeruk, duku, delima, dan bidara.Hutan belantara di Sumatra Selatan menghasilkan barang-ba rang yang bernilai tinggi di pasaran, yakni rotan, getah, damar, kayu laka, gading gajah, dan gambir.

Lada dan timah menjadi primadona untuk diekspor dari Palembang ke mancanegara. Sejak awal abad ke-15, permintaan akan lada meningkat pesat, terutama dari Benua Eropa. Ketika masih terikat kontrak dengan Kompeni Belanda, sultan-sultan Palembang sampai mewajibkan rakyatnya menanam lada di daerah Rawas, Bangka, dan Belitung.

Oleh karena ketatnya kontrak tersebut, penguasa lokal diam-diam menjual lada keberbagai pihak selain Belanda, seperti Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Cina, dan negeri- negeri lokal. Adapun timah juga menjadi komoditas andalan Kesultanan Palembang. Pada 1709, timah mulai ditemukan di Bangka dan Belitung.Ekspor timah mulai dilakukan sejak saat itu, khususnya ke Cina.Pada 1722, Belanda membuat kontrak baru yang berkaitan dengan perdagangan timah.Selain timah, Belitung juga dikenal sebagai produsen baja, emas, dan sulfur. Selain dunia perdagangan, orang-orang Palembang berkecimpung di kerajinan dan pertukangan.

Mereka antara lain berprofesi sebagai pandai besi, pengolah emas, perak, permata, dan gading, serta pembuat perhiasan. Emas dicampurkannya dengan tembaga sehingga menghasilkan swasa.Dari bahan itulah mereka membuat pelbagai hiasan yang indah, seperti pada peti kayu, sarung keris, atau kotak tembakau.Hasil-hasil kerajinan ini juga diekspor ke mancanegara, misalnya Siam.

Nilainya dapat mencapai 500 hingga 1.000 ringgit Spanyol per tahun. Farida mengungkapkan, kaum perempuan Palembang pada umumnya membuat bahan pakaian sendiri.Selain itu, mereka juga membuat sarung, penutup kepala, dan jenis-jenis sandang lainnya dengan bahan katun Eropa atau semikatun yang dihiasi dengan pelbagai motif.

Hasil kerajinan mereka berkualitas tinggi, baik dari soal pewarnaan maupun daya tahannya. Di antara para pengrajin Palem bang, yang termasyhur adalah tukang tenun baju dan kopiah Arab yang di buat dengan benang emas, pelet, serta bordir.Misalnya, tenun jenis trawangnan dan katun putih sulam kait.Palembang juga menjadi lokasi pemintalan benang yang penting di Sumatra.

Farida melanjutkan, pihak sultan Palembang mengandalkan perniagaan dan pajak seba gai pemasukan negara.Mereka menjalankan sistem tibangdan tukong.Yang pertama itu berarti penukaran wajib barang-barang yang dihasilkan dari daerah pedalaman dengan barang-barang impor. Yang kedua tersebut adalah penukaran barang-barang dari pedalaman dengan uang.

Tibangdan tukongbiasanya meliputi komoditas baju Jawa, kain Bengala, kapak, besi, dan garam. Pelaksanaan tukongmenyebabkan peredaran uang di Kesultanan Palembang cukup merata. Menurut Farida, uang yang beredar di sana umumnya adalah dolar Spanyol dan mata uang resmi Kesultanan Palembang, yakni pitis.Ada pun barang yang dilarang diperdagang kan melalui dua sistem tersebut, yakni lada, kopi, lilin, gading gajah, katun, tembakau, gambir, dan beras. Demikianlah, Palembang menjadi salah satu negeri yang berperan strategis di Pulau Sumatra dalam kancah perdagangan, baik di lingkup Nusantara maupun konteks global-maritim internasional.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:27:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
07 Oktober 2026
Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
07 Oktober 2026
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
06 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
  • 2 Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
  • 3 KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
  • 4 Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
  • 5 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 6 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
  • 7 Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com