• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2090 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4435 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4448 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4392 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4511 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Modal Sosok Pemimpin

Redaksi Radarpku

Rabu, 28 Maret 2018 08:09:24 WIB
Cetak
Modal Sosok Pemimpin

RADARPEKANBARU.COM.Pemimpin adalah sosok istimewa. Ia dipilih karena memang pantas dipilih. Ia diberi amanah karena memang layak menerima amanah. Saking istimewanya, banyak yang memperebutkan menjadi pemimpin. Padahal, sejatinya tak perlu berebut karena pemimpin yang layak sudah pasti terlihat dari rekam jejak kehidupannya (track record).

 

Namun, karena aturan mainlah "yang memaksa" pemimpin selalu dipilih (diperebutkan). Nah, dari sinilah muara masalahnya. Karena pemimpin itu dipilih maka sangat bergantung siapa yang memilihnya bukan? Artinya, selera pemilih sangat menentukan kualitas pemimpin terpilih.

 

Di sinilah para calon pemimpin diuji. Seberapa hebatkah ia mampu menyakinkan para pemilih bahwa ia layak dan tepat untuk dipilih. Padahal, memilih pemimpin yang benar, perlu waktu panjang. Tidak bisa hanya ukuran hari dan bulan, melainkan tahunan.

 

Ia akan terlihat jelas rekam jejaknya sejak ia berkiprah di masyarakat. Ruang dan waktu inilah yang akan menempa pemimpin itu benar atau hanya karbidan.

 

Oleh karena itu, saat ini kita membutuhkan pemimpin yang benar-benar mampu memimpin, bukan asal memimpin. Bukan pula pemimpin yang 'pura-pura' bisa jadi pemimpin. Kalau kita membaca sejarah, banyak pemimpin yang baik dan bisa menjadi teladan.

 

Sejarah kepemimpinan Nabi Muhammad, Khulafa ar-Rasyidin, para ulama, tokoh-tokoh dunia yang membawa perubahan kebaikan patut kita jadikan contoh.

 

Seorang pemimpin selalu dilahirkan tepat pada zamannya masing-masing. Tidak bisa zaman dahulu disamakan dengan zaman sekarang. Konteks inilah yang perlu dipelajari calon pemimpin. Karena itu, kita perlu belajar untuk terus belajar sesuai anjuran Nabi: “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.” (HR Bukhari).

 

Nah, modal dasar pertama seorang pemimpin adalah ia harus disukai. Modal dasar level kedua diikuti. Level ketiga dicintai dan level keempat atau terakhir adalah dibela. Keempat formula tangga kepemimpinan ini (disukai, diikuti, dicintai, dan dibela) harus berurutan.

 

Tidak bisa pemimpin dibela kalau tidak disukai. Tidak mungkin pemimpin langsung lompat tangga ingin diikuti apa kebijakannya kalau belum disukai. Jadi, modal dasar pertama pemimpin sebelum naik ke level tertinggi adalah disukai. Bagaimana mungkin pemimpin bisa dibela, dicinta, dan diikuti kalau dari awal tidak disukai. Benar tidak?

 

Oleh karena itu, jangan sampai salah memilih pemimpin kita. Apalagi, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita pilih dan pimpin sesuai hadis Nabi: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.” (HR Bukhari Muslim).

 

Di manapun Anda berada. Mulai dari lingkungan terkecil, keluarga, RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi, perusahaan, ormas, LSM, parpol, lembaga negara, perguruan tinggi, dan negara. Apalagi, tahun 2018 ini adalah tahun politik, tahun diselenggarakannya hajatan besar pemilihan kepada daerah (pilkada) secara langsung.

 

Salah memilih pemimpin sama saja kita 'bunuh diri' atas masa depan kita sendiri. Namun, jika sudah terpilih dengan cara yang baik dan benar maka ikutilah pemimpin itu dan jangan dirusak dalam perjalanan kepemimpinannya (QS an-Nisa: 59).(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:27:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.

Dakwatuna

Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati

Rabu, 30 September 2026 - 06:15:05 WIB

Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
06 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah
05 Oktober 2026
Babak Baru Polda Riau: Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
05 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Tidak Sehat, Belajar Tatap Muka Terbatas di Pekanbaru Tetap Berjalan
05 Oktober 2026
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
05 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 2 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
  • 3 Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
  • 4 Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
  • 5 Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
  • 6 Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
  • 7 PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com