• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3574 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3560 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3530 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3609 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3550 Kali

  • Home
  • Internasional

Tak Ada Bukti Siti Aisyah Menyerang Kim Joong Nam

Redaksi Radarpku

Jumat, 23 Februari 2018 08:23:54 WIB
Cetak
Tak Ada Bukti Siti Aisyah Menyerang Kim Joong Nam

RADARPEKANBARU.COM. - Kasus penyerangan yang menyebabkan tewasnya saudara tiri Presiden Korea Utara Kim Joong Un, yakni Kim Joong Nam, terus berlanjut. Seorang polisi yang bersaksi dalam sidang di pengadilan Malaysia mengatakan, Kamis (22/2), tidak ada bukti video yang menunjukkan Siti Aisyah membubuhkan racun di wajah Kim Joong Nam.

Penyidik Kepala Polisi Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz setuju dengan pernyataan tersebut. Ia mengatakan kamera pengintai bandara hanya merekam kontak antara tersangka asal Vietnam, Doan Thi Huong dengan Kim. Ia mengatakan, seorang perempuan lain tampak berjalan pergi, namun wajahnya tidak terlihat dengan jelas.

Kamera-kamera itu tidak menangkap dugaan serangan pada Kim. "Tidak ada sedikit pun bukti yang menunjukkan fakta bahwa Siti Aisyah terlibat dalam serangan tersebut," kata pengacara Aisyah, Gooi Soon Seng kepada wartawan setelah sidang. Gooi mengatakan, jaksa harus dapat membuktikan tanpa keraguan bahwa Siti Aisyah melakukan pembunuhan tersebut. Pendapat ini pun disetujui oleh Wan Azirul. Ia mengatakan tidak ada video yang menunjukkan gerakan Kim selama enam menit setelah diserang.

"Di mana Kim Jong Nam? Apakah dia pergi ke toilet untuk mencuci (wajahnya) sendiri? Apakah dia berhubungan dengan seseorang sebelum mengajukan keluhan? Enam menit adalah waktu yang sangat lama," kata Gooi kepada wartawan. Gooi menambahkan, malam sebelum kejadian, Aisyah merayakan ulang tahun di Hard Rock Cafe bersama teman-temannya.

Tepat setelah meninggalkan bandara pada 13 Februari, ia pergi berbelanja di Mall Kuala Lumpur. Baginya, ini adalah sesuatu yang janggal. "Jika dia tahu dia melakukan kejahatan, mengapa dia tidak melarikan diri?" kata Gooi. Wan Azirul mengatakan, Aisyah pergi ke Kamboja pada 21 Januari. Ia diperkenalkan ke Hong Song Hac, satu dari empat warga Korea Utara yang kini dicari oleh polisi. Ia diminta untuk melakukan tiga prank (hal iseng) di Bandara Phnom Penh dan dibayar Rp 600 dolar AS atau sekitar Rp 8 juta.

Di Kuala Lumpur, Aisah juga melakukan hal iseng di hotel dan bandara dengan menggunakan baby oil. Hong memberitahu Aisyah untuk pergi ke Makau pada 9 Februari 2017 untuk melakukan prank. Namun, perjalanan itu dibatalkan tanpa penjelasan. Masih menurut Gooi, Aisyah mungkin diperintahkan pergi ke Macau, tempat dimana Kim berada.

Namun, perjalanan itu batal karena Kim telah masuk Malaysia dengan tenang pada 6 Februari. Kim merupakan anak tertua dalam keluarga pemegang kekuasaan Korea Utara. Ia diprediksi dapat menjadi ancaman bagi saudara tirinya, Kim Jong Un. Siti Aisyah dari Indonesia dan Doan Thi Huong dari Vietnam ditangkap tahun lalu dengan tuduhan membunuh Kim Jong Nam.

Mereka dituduh membubuhkan racun ke muka Kim di bandara Kuala Lumpur yang sibuk pada 13 Februari 2017. Mereka diduga berkomplot dengan empat pria Korea Utara yang meninggalkan Malaysia pada hari yang sama. Pejabat Malaysia tidak pernah secara resmi menuduh Korea Utara terlibat dalam kematian Kim. Bahkan, pemerintah Malaysia telah menyatakan tidak ingin pengadilan tersebut dipolitisasi. Sidang akan dilanjutkan pada Selasa,(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 2 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 3 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 4 Jalan Hidup Dakwah
  • 5 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 6 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
  • 7 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com