• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2668 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 5009 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 5040 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4974 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5132 Kali

  • Home
  • Internasional

Turki Bantah Gunakan Senjata Kimia

Redaksi Radarpku

Senin, 19 Februari 2018 08:30:26 WIB
Cetak
Turki Bantah Gunakan Senjata Kimia

RADARPEKANBARU.COM. - Pemerintah Turki membantah rumor yang menyebut bahwa pihaknya menggunakan senjata kimia dalam operasi militernya di Suriah.Sebaliknya, Turki mengklaim operasi tersebut sepenuhnya mengincar kelompokteroris dan tidak menargetkan warga sipil.

"Ini hanya cerita palsu (penggunaan senjata kimia di Suriah). Turki tidak pernah menggunakan senjata kimia apapun," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu kepada awak media di sela-sela acara Munich Security Conference di Jerman, Ahad (18/2).

Menurut Cavusoglu, rumor penggunaan senjata kimia oleh Turki hanya sebuah propaganda oleh organisasi yang dekat dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). PKK merupakan salah satu kelompok yang diincar Turki dalam operasi militernya di Suriah. Kelompok ini terlarang di Turki karena dianggap telah melakukan pemberontakan selama tiga dekade terakhir.

Cavusoglu mengklaim Turki sangat memedulikan dan berhati-hati untuk melindungi warga sipil Suriah di tengah operasi militer yangberlangsung di sana. Sebaliknya, ia menuding kelompok teroris yang diburunya memanfaatkan warga sipil sebagai perisai di bawah wilayah yang dikendalikannya. Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat (AS) juga telah angkat bicara perihal kabar penggunaan senjata kimia oleh militer Turki dalam operasinya di Suriah.

"Kami menilai sangat tidak mungkin pasukan Turki menggunakan senjata kimia. Kami terus meminta pengekangan dan perlindungan warga sipil di Afrin," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS. Birusk Hasaka, juru bicara kelompok YPG (Perlindungan RakyatSuriah) Kurdi di Afrin mengatakan, pasukan Turki melakukan pemboman dan serangan ke sebuah desa di barat laut wilayah tersebut. Serangan tersebut, kata Hasaka, menyebabkan enam orang menderita masalah pernapasan dan gejala lainnya mengindikasikan adanya serangan gas. Hal ini pun dikonfirmasi oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris ini mengatakan serangan pasukan Turki terhadap sebuah desa di Afrin terjadi pada Jumat (16/2).

Menurut mereka, sumber medis di Afrin melaporkan bahwa enam orang korban dalam serangan tersebut mengalami kesulitan bernapas dan pupil mata melebar. Hal ini yang kemudian memunculkan dugaan bahwa militer Turki menggunakan senjata kimia dalam operasinya di Afrin. Pertengahan Januari lalu, Turki memulai operasi militer diwilayah Afrin, Suriah. Turki mengklaim operasi ini dilakukan untuk menumpas kelompok teroris dan milisi Kurdi yang mendiami wilayah tersebut. Adapun kelompoknya antara lain PKK, YPG, KCK (PersatuanKomunitas Kurdistan) dan PYD (Partai Persatuan Demokratik Suriah).(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 - 08:54:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi

Jumat, 06 November 2026 - 09:23:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia sepak bola internasional .

Internasional

Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS

Kamis, 05 November 2026 - 06:06:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris

Rabu, 04 November 2026 - 06:10:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Indonesia Desak Rusia Berhenti Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran

Selasa, 03 November 2026 - 04:47:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Menlu RI di G20: Ketahanan Nasional Jadi Kunci Stabilitas Global

Senin, 02 November 2026 - 05:23:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Indonesia mendorong penguatan p.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
07 November 2026
Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
07 November 2026
PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
07 November 2026
Mengenal Istilah Makar dalam Islam
07 November 2026
Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
07 November 2026
Palestina dan Percaturan Imperium Global
07 November 2026
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
  • 2 Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
  • 3 PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
  • 4 Mengenal Istilah Makar dalam Islam
  • 5 Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
  • 6 Palestina dan Percaturan Imperium Global
  • 7 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com