• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3574 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3560 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3529 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3609 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3550 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Guru Inspiratif

Redaksi Radarpku

Sabtu, 03 Februari 2018 08:43:43 WIB
Cetak
Guru Inspiratif

RADARPEKANBARU.COM.Sejarah adalah yang terjadi pada masa lalu. Namun, apa yang terjadi pada masa lampau bisa menjadi pelajaran untuk sekarang dan masa depan.

 

Salah satu pelajaran hidup pada masa lalu ada pada sosok guru kehidupan saya, almarhumah Een Sukaesih. Wanita kelahiran 10 Agustus 1963 silam ini merupakan figur guru yang istimewa. Lebih dari 22 tahun, Bu Een hanya bisa terbaring di tempat tidur karena penyakit rheumatoid arthritis.

 

Meski demikian, jiwa pengabdian sebagai guru tak pernah padam. Dalam kondisi fisik yang terbatas, Bu Een terus bersemangat menularkan ilmu kepada murid-muridnya.

 

Tak jarang, bekal tambahan pelajaran dari Bu Een berhasil mengantar anak-anak binaannya meraih prestasi di sekolahnya. Ada beberapa hikmah kehidupan yang bisa direguk dari kehidupan Bu Een.

 

Pertama, beliau sangat ikhlas menerima ujian penyakit yang dideritanya. Ikhlas menerima, sesuatu yang mudah diucapkan, tapi sulit untuk diamalkan. Sikap ikhlas Bu Een membuat beliau bisa bertahan menjalani hidup.

 

Tak ada pancaran rasa kecewa dengan kondisi yang menimpa dirinya. Bu Een mengembalikan segala sesuatunya kepada keputusan Allah, hatinya tenang dan rasa kecewanya hilang. Inilah tandatanda orang yang berserah diri (QS al- Anfal: 2).

 

Kedua, ketakwaan seorang hamba Allah. Bu Een pernah berujar, "Iman kepada Allah yang membuat saya bisa bertahan". Cara berpikir dan keyakinan diri untuk menggantungkan hidup semata kepada Allah membuat Bu Een tetap mampu mengajar meski dalam kondisi sakit.

 

Kita bisa belajar dari Bu Een tentang misi hidup menjadi guru. Karena merasa dirinya adalah bagian dari masyarakat, Bu Een terus berusaha menularkan ilmu yang dimilikinya kepada masyarakat. Mengajar dan mendidik anak-anak menjadi pilihan jalan hidupnya. Dalam kondisi sakit yang dihadapinya, Bu Een mampu bersabar dan mensyukuri segala kekurangan dirinya. Kualitas keimanan dan ketakwaan Bu Een sangat teruji. Perilaku hidupnya mencerminkan sikap orang bertakwa (QS al-Baqarah: 177).

 

Ketiga, sadar posisi untuk menjadi jalan kebaikan bagi murid. Sebelum beliau wafat, saya bersyukur sempat berjumpa dengan Bu Een. Setiap kata-katanya berhikmah. Cermin orang dengan jiwa yang tulus dan suci. Saya ingat, beliau dengan penuh semangat berkisah ikhwal pertemuannya dengan mantan presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Saat ditanya Pak SBY, "Apa hadiah yang bisa kami berikan untuk Bu Een?" Jawaban Bu Een lugas, "Cita-cita saya ingin naik haji. Namun, saya sadar hal itu akan merepotkan banyak pihak karena kondisi fisik saya. Oleh karena itu, saya cukupkan cita-cita saya sampai di sini.

 

Saya hanya minta satu hal, tolong Bapak bantu muridmurid saya agar bisa mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi." Jawaban seorang guru bervisi. Tak ada ambisi pribadi. Yang terjadi, semua hal terbaik yang dimiliki diberikan sebagai jalan keberhasilan bagi murid-muridnya.

 

Karena sejatinya, puncak kesadaran tertinggi seorang guru adalah kerelaan berkorban untuk kepentingan murid, masyarakat, dan bangsa. Bu Een telah pergi meninggalkan kita. Namun, kenangan dan inspirasi keteladanannya akan terus hidup di pikiran dan hati para guru Indonesia.

 

Semoga segala amal baik dan pengorbanan hidup Bu Een sebagai guru menjadi investasi terbaik bagi beliau untuk kehidupan akhiratnya kelak. Firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah membeli dari orangorang Mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka." (QS at-Taubah: 111). Wallahu alam bishawab.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Jalan Hidup Dakwah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tidak sedikit orang yang mengak.

Dakwatuna

Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:24:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.

Dakwatuna

Ancaman bagi yang tidak Cebok setelah Buang Air Kecil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:56:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ajaran.

Dakwatuna

Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:52:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu masa, seorang raja m.

Dakwatuna

Banyak Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk ke Surga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:53:14 WIB

 Allah SWT memerintahkan manusia untuk.

Dakwatuna

Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:32:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 2 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 3 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 4 Jalan Hidup Dakwah
  • 5 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 6 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
  • 7 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com