PILIHAN +INDEKS
Guru Tolak Gaji Di Pangkas untuk Zakat, Oknum Kepsek Ancam Pindahkan
Ilustrasi
PEKANBARU, RADARPEKANBARU.COM - Miris Memang, Puluhan guru SMA Negeri 2 Pekanbaru yang ikut menentang pemotongan gaji untuk zakat mendapat ancaman. Pemotongan gaji sebanyak 2,5 persen untuk zakat itu terkesan dipaksakan.
Salah seorang sumber yang juga guru SMAN 2 yang menolak pemotongan gaji untuk zakat ini mengatakan ada 25 orang guru lainnya juga ikut menolak. Sumber mengatakan dirinya bersama rekan lainnya mendapat ancaman akan dipindahkan jika menolak pemotongan gaji untuk zakat profesi ini.
"Memang kami mendengar ini tidak ada paksaan. Kami tidak mengerti, kami dipanggil satu-satu ke ruang kepala sekolah, siapa yang tidak mau akan dipindahkan. Kami mengatakan dipotong saja asal kami jangan dipindahkan karena rumah dekat dari sekolah," ungkapnya.
Sumber juga mengatakan agar mereka diberi kesempatan untuk berzakat kepada orang-orang yang terdekat. Dia juga mengatakan jika kegunaanya untuk membeli sepeda, rasanya belum tepat.
"Tolong beri kami kesempatan untuk menyalurkan zakat terhadap orang terdekat kami," sebutnya.
Sementara itu, kepala SMAN 2 Pekanbaru, Dra Suraida saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya, Rabu (5/3/2014) membantah dirinya melakukan ancaman untuk memindahkan guru yang menolak. Dikatakannya, untuk pemindahan guru itu bukanlah wewenang kepala sekolah.
"Saya tidak ada berbicara, saya memindahkan guru yang tidak mau itu, Lillahi Ta'ala. Itu bukan wewenang saya," jawabnya. (ram)
Salah seorang sumber yang juga guru SMAN 2 yang menolak pemotongan gaji untuk zakat ini mengatakan ada 25 orang guru lainnya juga ikut menolak. Sumber mengatakan dirinya bersama rekan lainnya mendapat ancaman akan dipindahkan jika menolak pemotongan gaji untuk zakat profesi ini.
"Memang kami mendengar ini tidak ada paksaan. Kami tidak mengerti, kami dipanggil satu-satu ke ruang kepala sekolah, siapa yang tidak mau akan dipindahkan. Kami mengatakan dipotong saja asal kami jangan dipindahkan karena rumah dekat dari sekolah," ungkapnya.
Sumber juga mengatakan agar mereka diberi kesempatan untuk berzakat kepada orang-orang yang terdekat. Dia juga mengatakan jika kegunaanya untuk membeli sepeda, rasanya belum tepat.
"Tolong beri kami kesempatan untuk menyalurkan zakat terhadap orang terdekat kami," sebutnya.
Sementara itu, kepala SMAN 2 Pekanbaru, Dra Suraida saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya, Rabu (5/3/2014) membantah dirinya melakukan ancaman untuk memindahkan guru yang menolak. Dikatakannya, untuk pemindahan guru itu bukanlah wewenang kepala sekolah.
"Saya tidak ada berbicara, saya memindahkan guru yang tidak mau itu, Lillahi Ta'ala. Itu bukan wewenang saya," jawabnya. (ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Tapung Hulu, Riau — Perkembangan dunia industri dan persaingan kerja yang semakin ketat menuntu.
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Kampar - SMAS Adven Pasir Putih resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPD.
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Kampar - SMAN 6 Tapung resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Aja.
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Kampar - SMAN 2 Kampar Kiri resmi memulai tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru .
Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Kampar Kiri Siapkan PPDB 2026/2027 dengan Semangat Melahirkan Generasi Masa Depan
Kampar- SMAN 1 Kampar Kiri secara resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran.
SMAN 2 Tapung Hulu Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Era Modern
SMAN 2 Tapung Hulu terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu lembaga pendidikan m.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








