PILIHAN +INDEKS
Makin Gawat, Jumlah Penyakit Akibat Kabut Asap di Pelalawan Makin Meningkat
Papan ISPU
Pangkalan Kerinci, (radarpekanbaru.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pelalawan kembali merilis lima jenis penyakit yang timbul akibat kabut asap yang melanda Pelalawan. Dari data yang ada, sampai siang hari ini, menunjukkan jika penderita penyakit akibat kabut asap di Pelalawan makin meningkat.
"Jumlah penyakit akibat kabut asap seperti ISPA ada sebanyak 2.054 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kuras 448 kasus, Pangkalan Kerinci 411 kasus, Kuala Kampar 296 kasus,"ungkap Kadiskes Pelalawan, Dr Endit RP melalui Kabid P2PL, Dr Rafles, Rabu (26/2/2014).
Jelas Rafles, sedangkan penyakit akibat kabut asap seperti Pneumonia ada sebanyak 106 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci sebanyak 89 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Kerumutan 3 kasus.
"Dan penyakit akibat kabut asap seperti Asma ada sebanyak 47 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kuras 27 kasus, Kerumutan 9 kasus, Pelalawan 6 kasus,"jelasnya.
Jelas Rafles lagi, untuk penyakit akibat kabut asap seperti Iritasi Mata sebanyak 98 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci 77 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Bandar Sekijang 4 kasus.
"Serta penyakit akibat kabut asap seperti Iritasi Kulit ada sebanyak 46 kasus, diantaranya di Kecamatan Pelalawan sebanyak 36 kasus dan Langgam 10 kasus,"bebernya.
Rafles menyebutkan, setiap harinya data-data tersebut masuk ke Diskes Pelalawan dari puskesmas-puskesmas yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan.
"Tentunya kemungkinan akan bertambahnya jumlah penderita penyakit akibat kabut asap bisa saja bertambah, jika kondisinya masih seperi ini, kabut asap masih tetap menyelimuti daerah kita,"tutupnya.(rp/grc)
"Jumlah penyakit akibat kabut asap seperti ISPA ada sebanyak 2.054 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kuras 448 kasus, Pangkalan Kerinci 411 kasus, Kuala Kampar 296 kasus,"ungkap Kadiskes Pelalawan, Dr Endit RP melalui Kabid P2PL, Dr Rafles, Rabu (26/2/2014).
Jelas Rafles, sedangkan penyakit akibat kabut asap seperti Pneumonia ada sebanyak 106 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci sebanyak 89 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Kerumutan 3 kasus.
"Dan penyakit akibat kabut asap seperti Asma ada sebanyak 47 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kuras 27 kasus, Kerumutan 9 kasus, Pelalawan 6 kasus,"jelasnya.
Jelas Rafles lagi, untuk penyakit akibat kabut asap seperti Iritasi Mata sebanyak 98 kasus, diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci 77 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Bandar Sekijang 4 kasus.
"Serta penyakit akibat kabut asap seperti Iritasi Kulit ada sebanyak 46 kasus, diantaranya di Kecamatan Pelalawan sebanyak 36 kasus dan Langgam 10 kasus,"bebernya.
Rafles menyebutkan, setiap harinya data-data tersebut masuk ke Diskes Pelalawan dari puskesmas-puskesmas yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan.
"Tentunya kemungkinan akan bertambahnya jumlah penderita penyakit akibat kabut asap bisa saja bertambah, jika kondisinya masih seperi ini, kabut asap masih tetap menyelimuti daerah kita,"tutupnya.(rp/grc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau.
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekan.
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
KUANSING - Polemik hukum antara DT Darwis dan konten kreator Polda Sitanggang me.
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
RADARPEKANBARU.COM - Bandar Udara Internasional Sult.
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
RADARPEKANBARU.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbar.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








