• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1977 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4313 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4322 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4268 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4389 Kali

  • Home
  • Riau

Lakpesdam NU: Konflik karena Perbedaan Bukan Tradisi NU-Muhammadiyah

Redaksi Radarpku

Rabu, 22 Maret 2017 09:19:48 WIB
Cetak
Lakpesdam NU: Konflik karena Perbedaan Bukan Tradisi NU-Muhammadiyah
Budayawan M Sobari bersama sejumlah tokoh berbicara dalam diskusi bertema

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlaatul Ulama (PB NU) Rumadi Ahmad mengapresiasi kejelian sutradara film "Bidah Cinta", Nurman Hamim dalam mengangkat tema yang kekinian. Film yang dibuatnya berhasil menyuguhkan edukasi tentang hidup toleran di tengah masyarakat yang beragam, baik dari sisi suku maupun agama.

Menurut Rumadi, film "Bidah Cinta" yang di dalamnya menceritakan adanya ketegangan akibat perbedaan pemahaman keagamaan telah menjadi cermin kondisi sekarang ini. Cerita di film tersebut bisa menjadi gambaran juga bahwa cinta dan saling menghormati bisa menjadi jembatan atas perbedaan.

"Saya mengapresiasi keterusterangan dalam mengangkat masalah ketegangan seperti ini. Karena, selama ini di dunia nyata ini hanya menjadi gunjingan di pojokan saja. Di film ini disampaikan secara terus terang. Orang banyak yang bilang masalah ini sensitif, tetapi di film ini berhasil disuguhkan suatu yang serius tetapi dengan santai, bahkan bisa dengan tertawa. Itu yang saya apresiasi," kata Rumadi dalam diskusi bertema "Kala Asmara Terbentur Paham Agama" yang digelar seusai nonton bareng film "Bid'ah Cinta" di Epicentrum, Jakarta, Rabu (22/3).

Nonton bareng dan diskusi diikuti seratusan orang dari berbagai komunitas dengan dipandu dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Nanang Tahqiq. Pembicara dalam diskusi tersebut selain Rumadi, adalah budayawan M Sobari, Fajar Riza Ulhaq dari Maarif Institute, dan Tsamara Amani dari perwakilan mahasiswa Universitas Paramadina.

Acara nonton bareng dan diskusi tersebut diselenggarakan oleh Nurcholis Madjid Society. Hadir juga dalam acara itu sutradara dan para pemain film "Bidah Cinta". Dalam film itu digambarkan bagaimana cinta antara Khalida dan Kamal yang terbentur perbedaah pemahaman keagamaan.

Kedua orang tua mereka juga kemudian ikut terlibat dalam ketegangan tersebut, bahkan hingga merembet ke komunitas masyarakat. Namun, pada akhirnya, ada pemahaman dan suatu kesepakatan agar tidak menjadikan perbedaan itu sebagai ketegangan dan sepakat untuk saling menghormati.

Menurut Rumadi, ketegangan komunitas sebagaimana digambarkan dalam film tersebut, yang dipicu perbedaan pemahaman bukanlah, cermin NU dan Muhammadiyah dalam menyikapi perbedaan. Kalau NU dan Muhammadiyah sekarang ini, kata dia, justru sudah saling mendekat di antara perbedaan-perbedaan yang ada. Tidak ada lagi ketegangan soal perbedaan qunut, ziarah kubur, tahlil, hingga soal penentuan hari raya.

"Sekarang sudah saling mendekat, tidak lagi ada kenyinyiran. Bahkan, yang dulu menjadi perbedaan sekarang bisa menjadi bahan untuk canda. Dulu, ziarah kubur, perdebatannya soal pokok agama, soal kemusyrikan, tetapi itu sekarang itu sudah bisa mentoleransi di masyarakat kita. Kemudian, soal hari raya, itu soal prinsip, lho. Karena, soal haram dan halalnya makan. Tetapi, mereka (NU-Muhammadiyah) bisa menoleransi," ungkapnya.

Sekarang ini, dalam kehidupan bermasyarakat baik NU maupun Muhammadiyah berdamai soal khilafiyah. "Sekarang ini, ada kelompok yang menimbulkan persoalan baru dan ketegangan baru. Jadi, yang konflik itu bukan tradisi Muhammadiyah maupun NU. Tetapi, varian lain," ungkap Rumadi, tanpa menyebutkan kelompok yang dimaksud.

"Jadi, film ini mengajak kita untuk berzikir dan merenung untuk maju. Orang lain sudah ke mana-mana, kenapa kita masih berhadapan soal pertentangan?" ujarnya.

Sementara, Fajar Riza Ulhaq mengatakan, film "Bidah Cinta" sangat edukatif dan komunikatif terhadap generasi muda, di mana lebih banyak yang suka menonton ketimbang membaca. "Ini bagian dari upaya literasi masyarakat kita yang disesati informasi bohong. Dalam kehidupan, cinta memang bisa menjadi jembatan jika terjadi perbedaan paham. Pesan dari film ini adalah bahwa perbedaan tidak perlu diselesaikan dengan cara kekerasan, tetapi bisa dengan diplomasi cinta," ungkapnya.


Asni Ovier/AO

BeritaSatu.com
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah

Rabu, 30 September 2026 - 06:22:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendor.

Riau

Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor

Rabu, 30 September 2026 - 06:19:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Personel Satlantas Polresta Pekanbaru menertibkan pengendar.

Riau

Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas

Rabu, 30 September 2026 - 06:17:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kota Pekanbaru kini telah memiliki Peraturan Daerah (Perda).

Riau

Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

Selasa, 29 September 2026 - 19:06:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swa.

Riau

Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 19:04:46 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni m.

Riau

Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM

Selasa, 29 September 2026 - 19:02:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
30 September 2026
Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
30 September 2026
Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
30 September 2026
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
30 September 2026
Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
30 September 2026
Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
30 September 2026
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
  • 2 Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
  • 3 Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
  • 4 Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
  • 5 Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
  • 6 Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
  • 7 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com